Persib Tetap Memimpin, Beban Berat Menyerang Borneo FC di Ujung Super League 2025/2026

Dian Pranata
Persib Tetap Memimpin, Beban Berat Menyerang Borneo FC di Ujung Super League 2025/2026

Suara Pecari – 17 April 2026 | Super League 2025/2026 memasuki fase akhir, hanya tersisa tujuh pertandingan bagi setiap tim. Persib Bandung, juara bertahan, kini berada di posisi terdepan dalam perburuan gelar.

Tim Merah Putih mengumpulkan poin yang cukup untuk menciptakan jarak empat poin dari pesaing terdekat, Borneo FC. Selisih itu memberi Persib ruang manuver meski hasil di laga terakhir belum pasti.

Jika Persib mengalami kekalahan dan Borneo meraih tiga poin, keunggulan Persib hanya akan berkurang menjadi satu poin. Kondisi ini menegaskan betapa pentingnya setiap hasil di sisa pertandingan.

Beban berat justru berada di pundak Borneo FC, yang harus menutup kesenjangan tersebut. Klub Kalimantan Utara harus mengumpulkan poin maksimal untuk menekan Persib.

Minggu ini Borneo FC menghadapi ujian berat saat bertandang ke Stadion Andi Mattalatta, kandang PSM Makassar. Pertandingan melawan tim yang kuat di kandang selalu menjadi tantangan ekstra.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengakui bahwa bermain di Makassar tidak mudah. “Kami sadar bermain di kandang PSM tidak mudah, tapi tim harus tetap fokus dan berjuang,” ujarnya dalam konferensi pers.

Lefundes menambahkan bahwa taktik defensif dan serangan balik akan menjadi kunci untuk mencuri poin. Ia juga menekankan pentingnya konsistensi mental selama fase akhir liga.

Di sisi lain, Persib menyiapkan skuad utama untuk menghadapi lawan berikutnya, dengan menitikberatkan pada stabilitas lini tengah. Pemain veteran seperti Evan Dimas diprediksi akan menjadi penggerak utama.

Statistik menunjukkan Persib mencatat rata-rata penguasaan bola di atas 55 persen selama 12 laga terakhir. Tingkat serangan yang efisien membuat mereka unggul dalam perbandingan dengan lawan.

Borneo FC, meski berada di posisi kedua, memiliki catatan pertahanan yang rapuh dengan kebobolan rata-rata dua gol per pertandingan. Kekurangan tersebut menjadi fokus utama pelatih sebelum pertemuan melawan PSM.

Liga Super 2025/2026 secara keseluruhan mencerminkan persaingan ketat, dengan lima tim masih berada dalam jarak lima poin dari puncak. Persaingan ini meningkatkan kualitas pertandingan menjelang penutupan musim.

Dengan hanya tujuh laga tersisa, setiap poin menjadi krusial bagi kedua tim. Jika Persib mampu menjaga konsistensi, peluang mereka merebut gelar tetap tinggi, sementara Borneo harus menyalakan mesin serangan untuk menutup jarak.

Kondisi ini menandai fase penentu di mana tekanan mental dan taktik akan menentukan pemenang. Penggemar sepak bola menantikan aksi dramatis pada pekan-pekannya.

Pada akhirnya, liga akan berakhir dengan siapa yang berhasil mengatasi beban dan memanfaatkan peluang. Persib masih berada di atas, namun Borneo FC belum menyerah pada tantangan akhir.

Tinggalkan Balasan