Evandra Florasta Debut di Bhayangkara FC, Langkah Awal Karier Profesional Setelah Bersinar di Timnas U‑17

Avatar
Evandra Florasta Debut di Bhayangkara FC, Langkah Awal Karier Profesional Setelah Bersinar di Timnas U‑17

Suara Pecari – 24 April 2026 | Evandra Florasta mencatat debut profesionalnya bersama Bhayangkara FC dalam pertandingan BRI Super League melawan Persis Solo pada 24 April 2026.

Pemain berusia 19 tahun masuk pada menit ke‑57 menggantikan Wahyu Subo Seto.

Bhayangkara, yang dijuluki The Guardian, harus menelan kekalahan 1‑2 dan kembali ke papan klasemen tanpa poin.

Meski tim kalah, Florista menunjukkan ketenangan dengan mengatur alur bola dan membantu menjaga ritme permainan di lini tengah.

Debut ini merupakan lanjutan dari peran pentingnya bersama Timnas Indonesia U‑17 pada Piala Dunia U‑17 2025.

Ia tampil dalam semua laga grup dan membantu tim mencapai fase knockout.

Sebelumnya, pada AFC U‑17 Asian Cup 2025, Florista mencetak dua gol melawan Yaman dan gol penentu melawan Korea Selatan.

Penampilan tersebut menarik minat klub-klub papan atas, dan Bhayangkara mengamankan tanda tangannya pada masa pra‑musim.

Pelatih kepala Bojan Hodak memuji kemampuan teknis dan kesiapan mental Florista selama kamp latihan.

“Dia cepat memahami taktik dan tidak takut mengambil bola di bawah tekanan,” kata Hodak setelah sesi latihan.

Setelah pertandingan, Florista mengunggah pesan terima kasih di media sosial pribadinya.

“Alhamdulillah, terima kasih Bhayangkara atas kepercayaan. Saya akan terus bekerja keras,” tulisnya.

Pemain muda itu menekankan dukungan dari rekan senior yang membantunya beradaptasi dengan lingkungan profesional.

Manajer Bhayangkara menegaskan komitmen klub dalam memberikan peluang kepada talenta muda.

“Kami ingin memberi kesempatan kepada pemain menjanjikan seperti Evandra untuk berkontribusi pada tujuan jangka panjang klub,” ujar manajer.

Pertandingan berlangsung di Stadion Manahan dengan perkiraan 15.000 penonton hadir.

Momen penentu terjadi pada menit ke‑78 ketika Persis Solo mencetak gol kemenangan.

Pertahanan Bhayangkara kesulitan menahan serangan cepat lawan dan tidak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit akhir.

Pundit menilai akurasi operan Florista di atas 80 persen selama penampilan pertamanya.

Analis sepak bola menilai debutnya sebagai sinyal positif bagi alur bakat Indonesia, menghubungkan keberhasilan di level usia muda dengan pengembangan di liga senior.

Tantangan selanjutnya bagi Florista adalah meraih menit bermain lebih banyak dan mengukuhkan posisinya di starting eleven.

Jadwal Bhayangkara berikutnya meliputi laga melawan Persija Jakarta, di mana Florista berharap kembali tampil.

Jika terus berkembang, ia berpeluang dipanggil kembali ke skuad Indonesia U‑23 menjelang Asian Games 2026.

Para pendukung Bhayangkara menyuarakan optimism di media sosial, mendorong gelandang muda untuk tetap fokus.

Secara keseluruhan, transisi Florista dari pemain internasional usia muda ke level profesional menandai tonggak penting dalam kariernya.

Tinggalkan Balasan