Maula Saya Unggul pada Laga Perdana DETEC Grup J30 Sukoharjo
Suara Pecari | RRI.CO.ID, Sukoharjo – Petenis putri Maula Saya menjadi unggulan kelima tunggal putri pada kompetisi kejuaraan junior internasional di Sukoharjo, Jawa Tengah. Ia menundukkan Getsa Zainine dalam pertandingan perdana babak grup dengan skor enam dua dan enam satu.
Maula Saya, siswi SMP Al-Azhar Serang berusia 14 tahun itu sangat menyukai format baru yang diterapkan oleh pihak penyelenggara turnamen. Format baru tersebut meniadakan babak eliminasi awal dan menggantinya dengan sistem penyisihan grup yang lebih kompetitif.
Pada hari Senin, 25 Mei 2026, penyelenggara resmi merilis data hasil pertandingan babak penyisihan. Maula Saya mengaku telah mempelajari format kompetisi baru tersebut saat ia bertanding pada turnamen di Singapura. Ajang besutan Deddy Prasetyo Tennis Club (DETEC) menjadi pionir penerapan format internasional tersebut di Indonesia.
Setiap grup dihuni oleh empat petenis dengan total delapan grup pada kompetisi kategori J30 tersebut. Para atlet bersaing ketat selama tiga hari pertama demi memperebutkan tiket menuju babak perempat final. Penentuan juara grup merujuk pada jumlah kemenangan serta rekor pertemuan langsung antara kedua petenis terkait.
Pada pertandingan kedua grup E, Maula Saya akan bertemu dengan pemegang wild card bernama Joycelin Mangunsong di Stadion Tenis Gelora Merdeka pada Selasa, 26 Mei 2026. Sistem penyisihan grup dapat meningkatkan kuantitas pertandingan internasional atlet junior, sehingga para petenis muda berpeluang meraih target ideal 50 hingga 70 pertandingan kompetitif setiap tahun.
Direktur Eksekutif Tenis Junior, Veteran, dan Pantai ITF Matt Byford turut menyampaikan pandangan positifnya. "Akses yang adil serta pertandingan yang lebih banyak akan mendekatkan para petenis junior dengan cita-citanya," kata Byford.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.










