Ragnar Oratmangoen Jadi Rebutan Sparta Rotterdam dan Bali United Usai Tampil Gemilang
Suara Pecari | Jakarta – Performa apik Ragnar Oratmangoen bersama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026 menarik perhatian sejumlah klub. Pemain sayap berusia 28 tahun itu sukses mencetak gol kala Indonesia membantai Oman 3-0 pada Jumat (5/6) lalu. Kini, masa depan Ragnar Oratmangoen menjadi sorotan setelah kontraknya bersama FCV Dender habis pada 30 Juni 2026.
Dilansir dari akun X @NieuwsSparta, klub Eredivisie Sparta Rotterdam dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Ragnar Oratmangoen. Meski belum ada kesepakatan resmi, negosiasi antara pemain, manajemen, dan klub terus berjalan. Sparta Rotterdam musim lalu finis di peringkat 10 Eredivisie dengan 43 poin, hanya terpaut satu tingkat dari zona play-off Conference League.
Selain Sparta Rotterdam, klub Liga 1 Indonesia, Bali United, juga dikabarkan tertarik mendatangkan Ragnar Oratmangoen. Akun Instagram @transfernews_ft menyebut Bali United ingin memboyongnya untuk BRI Super League Indonesia musim 2026/2027. Dengan status bebas transfer, kedua klub memiliki peluang sama untuk mendapatkan tanda tangan pemain yang membela FCV Dender di Liga Belgia musim lalu tersebut.
Selama musim 2025/2026, Ragnar Oratmangoen hanya tampil dalam 19 pertandingan di semua kompetisi dan mencetak satu gol saat melawan Royal Antwerp. Cedera yang kerap menghambat membuat menit bermainnya terbatas. Namun, performa impresifnya bersama Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman menjadi bukti bahwa kualitasnya masih mumpuni.
Pada laga melawan Oman, Ragnar Oratmangoen mencetak gol ketiga pada menit ke-56 setelah menerima umpan dari rekan setimnya. Gol tersebut melengkapi kemenangan telak yang juga disumbangkan oleh Justin Hubner dan Ole Romeny. Kemenangan ini menjadi modal berharga jelang laga kedua FIFA Matchday melawan Mozambik pada Selasa (9/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Pelatih John Herdman mengaku puas dengan performa tim dan terus mempersiapkan strategi untuk menghadapi Mozambik. Ia juga memberikan kesempatan kepada wonderkid Dony Tri Pamungkas yang tampil impresif sebagai starter melawan Saint Kitts and Nevis pada Maret lalu. Dony, yang baru berusia 21 tahun, menjadi salah satu pemain multifungsi yang bisa diandalkan di berbagai posisi.
Dengan kontrak yang akan segera berakhir, keputusan Ragnar Oratmangoen mengenai klub selanjutnya akan sangat dinantikan. Apakah ia akan kembali ke Eredivisie bersama Sparta Rotterdam atau justru memperkuat Bali United di Liga 1? Yang jelas, pemain kelahiran 1998 itu masih memiliki masa depan cerah di dunia sepak bola.
Kesimpulannya, Ragnar Oratmangoen tengah berada di persimpangan karier yang menarik. Performa gemilangnya bersama Timnas Indonesia membuka peluang untuk bermain di level tertinggi Eropa atau kembali ke tanah air. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada negosiasi yang sedang berjalan dan prioritas sang pemain.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











