Dekranasda Lampung Dorong Prestasi Olahraga dan Ekonomi UMKM Melalui Kolaborasi Strategis
Latar Belakang dan Komitmen Dekranasda Lampung
Suara Pecari, BANDAR LAMPUNG – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Lampung, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengprov Gymnastics Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza (Batin Wulan), menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh peningkatan prestasi olahraga yang beriringan dengan penguatan ekonomi kerakyatan melalui Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pernyataan ini disampaikan pada Selasa (21/7/2026) dalam sebuah forum diskusi pengembangan olahraga dan ekonomi kreatif di Bandar Lampung.
Menurut Batin Wulan, olahraga saat ini telah bertransformasi menjadi gaya hidup masyarakat. Oleh karena itu, momentum berbagai gelaran dan event olahraga—termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)—harus dimanfaatkan secara optimal untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Ia menekankan bahwa sinergi antara sektor olahraga dan UMKM bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan.
Dukungan Dekranasda dalam Setiap Event Olahraga
Bentuk dukungan Dekranasda Lampung diwujudkan melalui keterlibatan aktif UMKM, pengrajin, dan koperasi dalam setiap kegiatan olahraga dan budaya. Melalui event seperti Porprov, para pelaku UMKM diberi kesempatan untuk memamerkan produk kerajinan, kuliner, dan jasa lainnya. Tidak hanya itu, Dekranasda juga memfasilitasi pelatihan dan pendampingan bagi UMKM agar siap bersaing di pasar event besar.
Berikut adalah tabel yang menunjukkan beberapa event olahraga di Lampung dan potensi keterlibatan UMKM:
| Event Olahraga | Perkiraan Peserta & Pengunjung | Potensi Keterlibatan UMKM |
|---|---|---|
| Porprov Lampung | 10.000+ atlet & ofisial | Stand pameran, katering, cinderamata |
| Kejuaraan Nasional Gymnastics | 5.000+ peserta | Merchandise, akomodasi, kuliner |
| Turnamen Sepak Bola Antarkabupaten | 3.000+ penonton | Makanan ringan, aksesoris suporter |
| Festival Olahraga Tradisional | 2.000+ pengunjung | Produk kerajinan lokal, mainan tradisional |
Multiplier Effect bagi Pelaku UMKM Lokal
Batin Wulan menambahkan bahwa Lampung berpotensi dipercaya menjadi tuan rumah berbagai kejuaraan dan turnamen olahraga di masa mendatang. Kehadiran event-event skala besar tersebut diyakini akan memberikan dampak ganda (multiplier effect) bagi para pengrajin dan pelaku UMKM lokal. Efek multiplier ini meliputi peningkatan pendapatan, perluasan pasar, serta penguatan brand awareness produk lokal.
Beberapa dampak positif yang telah teridentifikasi antara lain:
- Peningkatan Omzet: Selama Porprov 2024, UMKM di sekotar venue melaporkan kenaikan penjualan hingga 40% dibanding hari biasa.
- Eksposur Produk: Produk kerajinan Lampung seperti tapis dan kopi robusta mendapat perhatian dari pengunjung luar daerah.
- Jaringan Usaha: Kolaborasi dengan sponsor dan pemerintah membuka akses permodalan dan pelatihan.
- Inovasi Produk: Permintaan dari peserta event mendorong UMKM untuk menciptakan kemasan dan varian baru.
Kolaborasi Sinergis Antarinstansi
Kesuksesan pembangunan daerah tidak bisa dicapai dengan bekerja sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi sinergis antarinstansi. Dekranasda Lampung telah menjalin kerja sama erat dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Koperasi dan UKM, serta para pecinta olahraga. Sinergi ini diwujudkan dalam perencanaan event bersama, penyediaan infrastruktur, serta program pendampingan UMKM.
Sebagai contoh, setiap Porprov selalu menyertakan bazar UMKM di area venue. Dekranasda juga menginisiasi pelatihan digital marketing bagi pelaku UMKM agar mereka dapat memanfaatkan platform online untuk menjangkau audiens yang lebih luas, bahkan setelah event selesai.
Kronologi Perkembangan Inisiatif Dekranasda Lampung
Inisiatif penguatan UMKM melalui event olahraga telah dirintis sejak beberapa tahun lalu. Berikut kronologi singkat:
- 2023: Dekranasda Lampung mulai merancang program Sport & Craft Linkage.
- 2024: Program uji coba di Porprov Lampung, melibatkan 50 UMKM.
- 2025: Evaluasi dan perluasan kerja sama dengan Dispora.
- 2026: Peluncuran resmi program UMKM Naik Kelas Lewat Olahraga dengan target 200 UMKM binaan.
Implikasi dan Masa Depan Ekonomi Kreatif Lampung
Langkah Dekranasda Lampung tidak hanya berdampak pada sektor olahraga dan UMKM, tetapi juga membuka peluang bagi industri kreatif dan pariwisata. Event olahraga yang dikemas dengan baik dapat menjadi atraksi wisata baru, menarik kunjungan wisatawan, dan meningkatkan citra daerah. Hal ini sejalan dengan visi Lampung sebagai destinasi sport tourism.
Para pengamat ekonomi lokal menilai bahwa sinergi ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. UMKM yang selama ini terpinggirkan kini mendapat akses yang lebih besar ke pasar formal. Pemerintah daerah pun diharapkan terus mendukung dengan kebijakan yang memudahkan perizinan dan penyediaan anggaran.
Penutup: Menuju Lampung yang Lebih Berdaya
Komitmen Dekranasda Lampung di bawah kepemimpinan Batin Wulan menjadi angin segar bagi pengembangan olahraga dan ekonomi rakyat. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, Lampung optimistis dapat meraih prestasi gemilang di bidang olahraga sekaligus menggerakkan perekonomian UMKM secara berkelanjutan. Saatnya semua pihak bersatu padu, karena keberhasilan daerah adalah tanggung jawab bersama.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










