Stephen Eustáquio Pimpin Kanada Raih Sejarah di Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Dalam laga pembuka Grup B Piala Dunia 2026 yang berlangsung di BMO Field, Toronto, Kanada berhasil meraih hasil imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina. Pertandingan yang disaksikan puluhan ribu pendukung tuan rumah ini menjadi momen bersejarah karena Kanada untuk pertama kalinya meraih poin dalam ajang Piala Dunia pria. Kapten tim, Stephen Eustáquio, menjadi pusat perhatian dengan kepemimpinannya di lini tengah yang penuh perjuangan.
Sejak awal pertandingan, Kanada tampil agresif dan mendominasi penguasaan bola. Namun, justru Bosnia yang unggul lebih dulu melalui gol sundulan Jovo Lukic pada menit ke-21 memanfaatkan sepak pojok. Stephen Eustáquio bersama rekan-rekannya terus berusaha menekan pertahanan Bosnia yang kokoh. Di babak pertama, Kanada memiliki beberapa peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat mereka gagal menyamakan kedudukan.
Memasuki babak kedua, Kanada semakin meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Jesse Marsch melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Promise David dan Cyle Larin. Keputusan itu terbukti tepat ketika pada menit ke-79, Larin yang baru masuk dua menit sebelumnya berhasil mencetak gol penyeimbang memanfaatkan umpan dari David. Stadion pun bergemuruh, sementara Stephen Eustáquio yang terus memompa semangat tim akhirnya bisa bernapas lega.
Sepanjang laga, Stephen Eustáquio menunjukkan peran vitalnya sebagai jangkar di lini tengah. Ia tak hanya menjadi pengatur ritme permainan, tetapi juga menjadi pemutus serangan lawan. Meskipun harus keluar digantikan oleh Osorio di menit-menit akhir karena kelelahan, kontribusinya mendapat tepuk tangan meriah dari para pendukung. Dengan hasil ini, Kanada untuk pertama kalinya dalam sejarah mencatatkan poin di Piala Dunia setelah sebelumnya selalu kalah di edisi 1986 dan 2022.
Gol penyeimbang yang dicetak Larin menjadi bukti kedalaman skuat Kanada. Sebelumnya, Jonathan David sempat membuang peluang emas di babak pertama, sementara tendangan Richie Laryea membentur mistar gawang setelah dihalau oleh Sead Kolasinac. Di sisi lain, Bosnia yang mengandalkan strategi bertahan dan serangan balik nyaris membawa pulang kemenangan andai tidak ada gol Larin.
Hasil imbang ini membuat Kanada dan Bosnia sama-sama mengoleksi satu poin. Mereka masih harus menghadapi Swiss dan Qatar di laga berikutnya. Dengan semangat yang ditunjukkan, Kanada optimistis bisa melangkah lebih jauh. Stephen Eustáquio pun menegaskan bahwa timnya tidak akan gentar menghadapi lawan-lawan berat selanjutnya. Sejarah telah terukir, dan perjalanan Kanada di Piala Dunia 2026 baru saja dimulai.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












