Kartu Merah Yaya Sithole Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026: Meksiko Taklukkan Afrika Selatan

Kartu Merah Yaya Sithole Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026: Meksiko Taklukkan Afrika Selatan

Suara Pecari | Piala Dunia 2026 resmi bergulir dengan laga pembuka yang penuh drama antara tuan rumah Meksiko dan Afrika Selatan di Estadio Azteca, Jumat (12/6) dini hari WIB. Pertandingan yang berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan Meksiko ini tidak hanya mencatat sejarah bagi tuan rumah, tetapi juga diwarnai oleh tiga kartu merah, termasuk yang diterima oleh Yaya Sithole.

Gelandang Afrika Selatan, Yaya Sithole, menjadi salah satu pemain yang harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah langsung dari wasit Wilton Pereira Sampaio. Keputusan kontroversial ini menuai perdebatan, terutama karena penggunaan teknologi VAR yang turut berperan dalam mengusir Themba Zwane beberapa saat kemudian. Yaya Sithole dan Zwane membuat Afrika Selatan menjadi tim pertama sejak 2006 yang mendapatkan dua kartu merah dalam satu pertandingan Piala Dunia.

Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, mengaku kecewa dengan keputusan wasit, terutama terkait kartu merah Yaya Sithole. Meski demikian, ia tetap menghormati keputusan wasit. Kartu merah ketiga diberikan kepada bek Meksiko, Cesar Montes, yang juga harus meninggalkan lapangan di babak kedua. Total tiga kartu merah dalam laga pembuka ini menjadi sorotan karena hampir menyamai jumlah kartu merah dalam satu edisi Piala Dunia sebelumnya.

Di sisi lain, Meksiko akhirnya memutus kutukan dengan meraih kemenangan perdana dalam laga pembuka Piala Dunia sebagai tuan rumah. Gol pertama dicetak oleh Julian Quiñones pada menit ke-9 setelah memanfaatkan umpan dari Erik Lira. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama dalam turnamen edisi ke-23 ini. Meksiko kemudian menggandakan keunggulan di babak kedua melalui gol kedua yang memastikan kemenangan 2-0.

Pertandingan ini juga menjadi ajang penerapan aturan baru jeda minum resmi selama tiga menit per babak. Kebijakan tersebut menuai kritik karena dianggap mengganggu alur pertandingan, terutama bagi penonton televisi yang kehilangan momen pertandingan akibat siaran dialihkan ke iklan.

Kemenangan ini membawa Meksiko memuncaki klasemen sementara Grup A dengan tiga poin, sementara Afrika Selatan harus puas dengan kekalahan meski sempat memberikan perlawanan. Yaya Sithole dan rekan-rekannya harus segera bangkit jika ingin lolos dari grup yang juga dihuni Korea Selatan dan Portugal.

Piala Dunia 2026 dengan format baru 48 tim dan 104 pertandingan diprediksi akan memecahkan banyak rekor. Salah satu rekor yang sudah tercipta adalah jumlah kartu merah dalam laga pembuka, di mana Yaya Sithole menjadi bagian dari catatan kelam tersebut. Dengan drama yang sudah dimulai sejak hari pertama, turnamen ini dijanjikan akan penuh kejutan dan momen bersejarah.

Kesimpulannya, laga pembuka Piala Dunia 2026 menyajikan pertarungan sengit yang diwarnai kartu merah, termasuk yang diterima Yaya Sithole. Meksiko berhasil memutus kutukan dan meraih kemenangan perdana di partai pembuka sebagai tuan rumah, sementara Afrika Selatan harus menerima kenyataan pahit dengan dua pemain diusir wasit. Turnamen ini baru dimulai, namun sudah memberikan banyak cerita menarik untuk diikuti.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan