Jovic Kejutkan Anisimova, Melaju ke Semifinal Queen’s Club

Jovic Kejutkan Anisimova, Melaju ke Semifinal Queen's Club

Suara Pecari | London – Dunia tenis kembali dikejutkan oleh penampilan gemilang Iva Jovic. Petenis muda Amerika Serikat berusia 18 tahun itu sukses menyingkirkan unggulan kedua, Amanda Anisimova, di perempat final Queen’s Club, Jumat (12/6/2026). Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi Jovic karena merupakan kemenangan pertamanya melawan pemain Top 5 dunia. Pertandingan yang berlangsung di Andy Murray Arena itu dimenangkan Jovic dengan skor 6-2, 3-6, 6-3 dalam durasi 2 jam 18 menit.

Perjalanan Jovic di Queen’s Club

Jovic, yang kini menempati peringkat 18 dunia, menunjukkan perkembangan pesat di lapangan rumput. Sejak awal turnamen, ia tampil percaya diri dan mampu mengatasi tekanan dari lawan-lawan tangguh. Berikut adalah ringkasan perjalanan Jovic menuju semifinal:

BabakLawanSkor
Babak PertamaQualifier6-3, 6-4
Babak KeduaPetra Kvitova7-6(5), 6-2
Perempat FinalAmanda Anisimova6-2, 3-6, 6-3

Pertandingan Penuh Drama Lawan Anisimova

Sejak awal set pertama, Jovic tampil dominan. Ia mampu mempertahankan servisnya dengan baik dan memanfaatkan peluang break point. Meskipun sempat gagal mengonversi empat peluang break, Jovic tetap tenang dan akhirnya memenangkan set pertama 6-2. Namun, Anisimova tidak menyerah begitu saja. Pada set kedua, Jovic melakukan beberapa double fault yang membuat lawannya bangkit. Anisimova unggul 5-0 sebelum akhirnya menyamakan kedudukan dengan memenangkan set kedua 6-3.

Memasuki set penentuan, Jovic tidak kehilangan fokus. Ia mengubah strategi dengan lebih sering maju ke net dan mengembalikan bola secara agresif. Hasilnya, ia merebut break lebih awal dan menjaga keunggulan hingga akhir. “Saya harus menerima ritme yang sulit dikendalikan dan bermain seagresif mungkin,” ujar Jovic usai pertandingan.

Kunci Kemenangan Jovic

Beberapa faktor kunci yang membuat Jovic mampu mengalahkan Anisimova antara lain:

  • Kepercayaan Diri Tinggi: Jovic mengaku kepercayaannya terus meningkat di setiap pertandingan di lapangan rumput.
  • Servis dan Pengembalian Bola: Ia fokus memperbaiki servis dan pengembalian, yang sangat penting di permukaan rumput.
  • Adaptasi Taktik: Setelah kehilangan set kedua, Jovic mengubah pendekatan dengan lebih agresif dan sering mendekati net.
  • Mental Baja: Meski menghadapi tekanan, Jovic mampu tetap tenang dan fokus pada permainannya.

Dampak Kemenangan bagi Karier Jovic

Kemenangan ini membawa Jovic ke semifinal turnamen WTA 500 Queen’s Club, sebuah pencapaian yang luar biasa untuk pemain seusianya. Dengan hasil ini, peringkatnya dipastikan naik ke posisi 13 dunia. Lebih penting lagi, kemenangan atas Anisimova membuktikan bahwa Jovic mampu bersaing dengan pemain papan atas. Ini menjadi modal berharga untuk turnamen Grand Slam mendatang, terutama Wimbledon yang akan digelar dalam dua pekan ke depan.

Bagi tenis Amerika Serikat, munculnya Jovic sebagai bintang baru di lapangan rumput memberikan harapan. Setelah era Serena Williams, Amerika Serikat mencari penerus yang bisa bersaing di level tertinggi. Jovic, dengan gaya permainan agresif dan mental kuat, berpotensi menjadi salah satu andalan di masa depan.

Jadwal Semifinal dan Calon Lawan

Di semifinal, Jovic akan menghadapi pemenang pertandingan antara Emma Raducanu dan Kamilla Rakhimova. Raducanu melaju ke perempat final setelah mengalahkan Sorana Cirstea, sementara Rakhimova menyingkirkan Harriet Dart. Keduanya adalah pemain yang tidak bisa diremehkan. Raducanu, juara US Open 2021, memiliki pengalaman di panggung besar, sedangkan Rakhimova tampil konsisten sepanjang musim.

Jovic tidak gentar menghadapi siapa pun. “Saya akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, apa pun lawannya. Saya percaya pada kemampuan saya,” tegasnya.

Kronologi Pertandingan Jovic vs Anisimova

Berikut kronologi pertandingan perempat final yang menegangkan tersebut:

  1. Set Pertama: Jovic memulai dengan servis kuat. Gim ketiga berlangsung ketat dengan beberapa deuce, namun Jovic berhasil mempertahankan servis. Pada gim keenam, Jovic memanfaatkan break point dan unggul 4-2. Ia menutup set dengan 6-2.
  2. Set Kedua: Anisimova meningkatkan intensitas. Jovic melakukan double fault di gim pertama, memberikan break awal. Anisimova terus menekan dan unggul 5-0. Jovic bangkit dan memenangkan tiga gim berturut-turut, tetapi Anisimova akhirnya menutup set 6-3.
  3. Set Ketiga: Jovic langsung break di gim kedua setelah pengembalian agresif. Ia menjaga keunggulan hingga 5-2. Meskipun Anisimova memenangkan gim kedelapan, Jovic menutup pertandingan dengan servis yang tidak terkembalikan.

Implikasi bagi Dunia Tenis

Keberhasilan Jovic menunjukkan bahwa regenerasi di tenis putri berjalan dengan baik. Pemain muda seperti Jovic, Raducanu, dan Coco Gauff membawa persaingan yang semakin ketat. Bagi Queen’s Club, turnamen ini menjadi ajang pembuktian bahwa lapangan rumput masih menjadi tempat lahirnya kejutan-kejutan menarik.

Dari sisi komersial, kemenangan Jovic tentu menarik perhatian sponsor dan media. Petenis muda dengan prestasi seperti ini biasanya menjadi magnet bagi brand-brand global. Hal ini juga berdampak pada peningkatan popularitas tenis di kalangan generasi muda.

Dengan segala potensi yang dimiliki, Iva Jovic telah menunjukkan bahwa ia layak diperhitungkan di kancah tenis dunia. Langkahnya ke semifinal Queen’s Club bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang yang penuh prestasi. Publik tenis Indonesia dan dunia patut menantikan aksi-aksi selanjutnya dari petenis muda berbakat ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan