Wout Weghorst Jadi Cadangan, Belanda Tertahan 2-2 oleh Jepang di Piala Dunia 2026
Suara Pecari | Wout Weghorst, striker andalan Belanda yang dikenal sebagai pemecah kebuntuan, harus rela duduk di bangku cadangan saat timnya menghadapi Jepang di laga perdana Grup F Piala Dunia 2026. Keputusan pelatih Ronald Koeman untuk tidak menurunkan Wout Weghorst sejak menit awal menjadi sorotan, terutama setelah laga berakhir imbang 2-2. Wout Weghorst baru masuk pada babak kedua, namun belum mampu mengubah papan skor. Kehadiran Wout Weghorst diharapkan bisa memberikan dimensi serangan berbeda, namun Jepang berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Belanda.
Pertandingan yang digelar di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada Senin (15/6/2026) dini hari WIB itu berlangsung sengit. Babak pertama berakhir tanpa gol, meski kedua tim memiliki peluang. Belanda mengandalkan Donyell Malen sebagai ujung tombak, sementara Cody Gakpo dan Crysencio Summerville menjadi ancaman dari sayap. Jepang yang diperkuat Takefusa Kubo dan Daichi Kamada juga beberapa kali merepotkan pertahanan Belanda.
Babak kedua menjadi milik Belanda saat Virgil van Dijk membuka keunggulan pada menit ke-51. Sundulan kapten tim itu memanfaatkan umpan silang Ryan Gravenberch. Namun Jepang cepat menyamakan kedudukan pada menit ke-57 melalui Keito Nakamura, yang tembakan kakinya melesak masuk setelah mengenai pemain Belanda. Belanda kembali unggul pada menit ke-63 lewat gol indah Summerville, yang menaklukkan kiper Zion Suzuki dengan tendangan melengkung.
Sayangnya, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Jepang terus menekan dan akhirnya menyamakan skor pada menit ke-88. Sepak pojok Junya Ito disundul Koki Ogawa, lalu bola muntah disambar Daichi Kamada untuk menjadi gol penyeimbang. Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan.
Keputusan Koeman untuk tidak memasukkan Wout Weghorst sejak awal menjadi perdebatan. Wout Weghorst yang memiliki postur tinggi dan kemampuan duel udara justru baru dimasukkan pada menit ke-70 menggantikan Malen. Dalam sisa waktu, Wout Weghorst beberapa kali memenangkan bola atas, namun belum berhasil mencetak gol. Statistik mencatat, Wout Weghorst hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Pelatih Belanda, Ronald Koeman, mengakui bahwa hasil imbang ini menjadi pelajaran berharga. “Kami kehilangan konsentrasi di akhir laga. Kami harus lebih solid, terutama saat unggul. Wout Weghorst adalah pemain penting, namun kami harus memilih strategi yang tepat,” ujar Koeman dalam konferensi pers usai pertandingan.
Di sisi lain, Jepang menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Pelatih Hajime Moriyasu memuji perjuangan anak asuhnya. “Kami tidak pernah menyerah. Gol penyeimbang membuktikan karakter tim ini,” kata Moriyasu.
Hasil ini membuat Grup F semakin terbuka. Belanda dan Jepang sama-sama mengoleksi satu poin. Laga selanjutnya, Belanda akan menghadapi Tunisia, sementara Jepang berhadapan dengan Swedia. Kedua tim masih berpeluang lolos ke babak selanjutnya.
Kesimpulannya, ketiadaan Wout Weghorst di starting eleven menjadi salah satu faktor yang memengaruhi permainan Belanda. Meski memiliki kualitas individu, tim asuhan Koeman perlu mengevaluasi strategi agar tidak kembali kehilangan poin di pertandingan berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












