Piala Dunia 2026, Lionel Messi Berpotensi Pecahkan Enam Rekor Besar Ini
Suara Pecari | Jakarta – Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko diprediksi menjadi panggung sejarah bagi megabintang sepak bola Argentina, Lionel Messi. Pada usia 39 tahun, Messi masih menjadi andalan utama Tim Tango dalam mempertahankan gelar juara dunia yang diraihnya pada edisi 2022 di Qatar. Namun, selain misi tim, La Pulga juga memiliki target pribadi yang tak kalah ambisius: memecahkan enam rekor bergengsi sepanjang sejarah turnamen. Artikel ini akan mengupas tuntas setiap rekor tersebut, lengkap dengan data, analisis, dan dampaknya bagi dunia sepak bola.
Perjalanan Argentina di Grup J
Berdasarkan undian resmi FIFA, Argentina tergabung di Grup J Piala Dunia 2026 bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Grup ini terbilang cukup berat mengingat Aljazair adalah juara Piala Afrika 2019, Austria memiliki tradisi sepak bola Eropa yang kuat, dan Yordania merupakan tim underdog yang kerap memberikan kejutan. Namun, dengan skuad bertabur bintang dan pengalaman Messi, Argentina tetap dijagokan lolos sebagai juara grup. Jika berhasil melaju jauh, Messi akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menorehkan rekor.
Enam Rekor yang Siap Dipecahkan Messi
Berikut adalah rincian enam rekor yang berpotensi dipecahkan oleh Lionel Messi di Piala Dunia 2026:
1. Tampil di Enam Edisi Piala Dunia Berbeda
Messi telah tampil di lima edisi Piala Dunia sebelumnya: 2006 (Jerman), 2010 (Afrika Selatan), 2014 (Brasil), 2018 (Rusia), dan 2022 (Qatar). Jika ia bermain di Piala Dunia 2026, ia akan menjadi pemain kedua setelah Cristiano Ronaldo yang mencapai enam edisi. Rekor ini menunjukkan konsistensi dan umur panjang karier seorang pemain di level tertinggi. Messi dan Ronaldo akan bersama-sama mencatatkan nama mereka dalam sejarah sebagai pemain dengan partisipasi Piala Dunia terbanyak.
2. Jumlah Penampilan Terbanyak di Piala Dunia
Saat ini, Messi memegang rekor penampilan terbanyak dengan 26 pertandingan, unggul dari Ronaldo yang memiliki 22 penampilan. Jika ia bermain di setiap laga Argentina di Piala Dunia 2026, termasuk kemungkinan hingga final, total penampilannya bisa mencapai 33 pertandingan. Rekor ini akan sulit ditandingi oleh pemain mana pun dalam waktu dekat.
3. Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah
Miroslav Klose dari Jerman saat ini memegang rekor dengan 16 gol. Messi telah mengoleksi 13 gol, hanya terpaut tiga gol. Dengan performa gemilangnya, bukan tidak mungkin ia menyamai atau bahkan melampaui rekor tersebut. Namun, persaingan ketat juga datang dari Kylian Mbappe yang telah mencetak 12 gol dan masih berusia 25 tahun. Tabel di bawah ini menunjukkan perbandingan pencetak gol terbanyak aktif di Piala Dunia:
| Pemain | Gol | Edisi |
|---|---|---|
| Lionel Messi (Argentina) | 13 | 5 (2006-2022) |
| Kylian Mbappe (Prancis) | 12 | 2 (2018, 2022) |
| Miroslav Klose (Jerman) – Rekor | 16 | 4 (2002-2014) |
4. Kontribusi Gol Terbanyak (Gol + Assist)
Messi telah berkontribusi pada 21 gol Argentina di Piala Dunia (13 gol + 8 assist). Rekor ini sudah menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah, dan setiap tambahan gol atau assist akan memperkuat posisinya. Jika ia mampu menambah kontribusi, rekor ini akan semakin sulit dikejar.
5. Gol Penalti Terbanyak
Messi saat ini berbagi posisi teratas dengan Harry Kane dalam hal gol penalti di Piala Dunia, masing-masing dengan 4 gol. Kane masih aktif dan bisa menambah jumlahnya, sementara Messi juga berpeluang menambah koleksi penaltinya. Rekor ini menunjukkan ketenangan dan akurasi Messi dalam situasi bola mati.
6. Assist Terbanyak Sepanjang Sejarah
Rekor assist terbanyak di Piala Dunia dipegang oleh Fritz Walter dari Jerman dengan 9 assist, yang bertahan sejak 1958. Messi saat ini memiliki 8 assist, hanya berjarak satu assist lagi. Jika ia berhasil memberikan satu assist di Piala Dunia 2026, ia akan memecahkan rekor yang telah berusia 68 tahun. Ini menjadi salah satu rekor paling prestisius yang bisa diraih Messi, mengingat assist membutuhkan visi dan kerja sama tim yang baik.
Dampak dan Implikasi
Jika Messi berhasil memecahkan rekor-rekor ini, dampaknya akan sangat besar bagi dunia sepak bola. Pertama, ia akan semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa, bahkan mungkin yang terbaik. Kedua, pencapaian ini akan menginspirasi generasi muda untuk bermimpi besar dan bekerja keras. Ketiga, bagi industri sepak bola Indonesia, prestasi Messi bisa menjadi daya tarik untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap Piala Dunia dan sepak bola secara umum. Media nasional dapat memanfaatkan momen ini untuk menyajikan konten edukatif dan inspiratif.
Kronologi Perjalanan Messi di Piala Dunia
- 2006 (Jerman): Debut Messi di Piala Dunia, mencetak 1 gol dalam 3 penampilan. Argentina tersingkir di perempat final.
- 2010 (Afrika Selatan): Messi tidak mencetak gol, Argentina tersingkir di perempat final.
- 2014 (Brasil): Messi membawa Argentina ke final, mencetak 4 gol, dan meraih Golden Ball. Namun, Argentina kalah dari Jerman.
- 2018 (Rusia): Messi mencetak 1 gol, Argentina tersingkir di babak 16 besar.
- 2022 (Qatar): Messi mencetak 7 gol, memimpin Argentina juara, dan meraih Golden Ball kedua.
- 2026 (AS-Kanada-Meksiko): Messi berusia 39 tahun, berpotensi memecahkan enam rekor besar.
Penutup
Piala Dunia 2026 bukan sekadar turnamen biasa bagi Lionel Messi. Ini adalah pentas terakhir yang mungkin baginya untuk menorehkan tinta emas dalam buku sejarah sepak bola. Dengan enam rekor yang mengintai, setiap langkahnya di lapangan akan menjadi saksi bisu perjuangan seorang legenda melawan waktu dan ekspektasi. Bagi Argentina, Messi adalah lebih dari sekadar kapten; ia adalah simbol harapan dan keabadian. Apapun hasilnya, perjalanan Messi di Piala Dunia 2026 akan menjadi cerita yang dikenang selamanya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












