Kesaksian Sopir Ekspedisi Saat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep

Kesaksian Sopir Ekspedisi Saat Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Sumenep

Suara Pecari, Sumenep – Kebakaran yang terjadi di KM Mutiara Sentosa 2 pada Minggu pagi (28/2026) meninggalkan pengalaman mengerikan bagi para penumpang, terutama tiga sopir ekspedisi yang ikut dalam perjalanan dari Surabaya menuju Makassar. Mereka harus melompat ke laut demi menyelamatkan diri saat api membakar kapal di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura.

Kronologi Singkat Kebakaran

Kapal KM Mutiara Sentosa 2 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar pukul 02.00 WIB dan mengalami kebakaran sekitar pukul 07.00 WIB di tengah perjalanan. Kobaran api yang cepat membesar memaksa seluruh penumpang untuk segera melakukan evakuasi ke kapal penyelamat yang tidak dapat merapat dekat karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Kesaksian Sopir Ekspedisi

Dedi Mardiansyah, perwakilan perusahaan ekspedisi asal Makassar, menyatakan bahwa tiga sopir armada logistiknya berada di kapal yang sedang berlayar tersebut. Ketiga sopir mengangkut dua kendaraan paket berisi logistik berukuran besar.

“Ketiga sopir kami harus melompat dari kapal ke kapal evakuasi karena posisi kapal penyelamat yang jauh dan tidak bisa merapat akibat ombak dan cuaca buruk,” jelas Dedi. Seluruh sopir telah mengenakan pelampung keselamatan sebelum melompat ke laut, memastikan prosedur keselamatan dijalankan.

Evakuasi dan Kondisi Penumpang

Seluruh penumpang, termasuk sopir ekspedisi, berhasil diselamatkan dengan selamat. Proses evakuasi dilakukan dengan melompat ke kapal penyelamat yang berada di jarak cukup jauh dari kapal asli. Cuaca dan ombak yang kurang bersahabat menjadi tantangan dalam proses penyelamatan ini.

Konsekuensi dan Tindak Lanjut

Kebakaran di KM Mutiara Sentosa 2 menjadi peringatan penting mengenai keselamatan pelayaran dan penanganan keadaan darurat di laut. Perusahaan ekspedisi dan pihak terkait perlu memastikan seluruh protokol keselamatan terpenuhi untuk menghindari risiko serupa di masa depan.

Pemeriksaan dan investigasi lebih lanjut oleh otoritas terkait masih diperlukan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran dan langkah pencegahan yang harus diambil.

Informasi Tambahan

  • Kapal berangkat dari Surabaya menuju Makassar pada dini hari.
  • Tiga sopir ekspedisi membawa barang logistik besar.
  • Evakuasi dilakukan dengan melompat ke kapal penyelamat karena cuaca buruk.
  • Seluruh sopir dan penumpang selamat tanpa korban jiwa dilaporkan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *