98 Resolution Network Kembali Salurkan Bantuan Korban Gempa NTT
Suara Pecari – 98 Resolution Network kembali menyalurkan bantuan bagi korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Organisasi ini mengirimkan tim kemanusiaan bekerja sama dengan Yayasan Generasi Hebat Sejahtera (YGHS) untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan transparan.
Tim Kemanusiaan dan Koordinasi Lapangan
Tim yang dikirimkan terdiri atas KRAy Intan Dewi Rumbinang sebagai koordinator serta anggota tim Restianti, Agustin Lumban Gaol, Sinar Shinta Wijayanti, Wilfridus Yons Ebit, dan Yudi Kusuma. Mereka bertugas melakukan koordinasi lapangan, pengangkutan, pendataan, penyerahan bantuan, dokumentasi, dan penyusunan laporan kegiatan.
Bantuan Sesuai Kebutuhan Nyata
Haris Rusly Moti, perwakilan 98 Resolution Network, menyatakan bahwa bantuan difokuskan pada kebutuhan nyata di lapangan, terutama tenda besar untuk sekolah darurat, tenda mandiri untuk masyarakat, serta selimut untuk menghadapi perubahan cuaca. Selain itu, bantuan juga mendukung pemulihan kegiatan pendidikan anak-anak pascagempa.
KRAy Intan Rumbinang menjelaskan bahwa donasi berasal dari Keluarga Besar 98 Resolution Network, Yayasan Generasi Hebat Sejahtera, PT Pelindo Terminal Petikemas, PT Berkah Industri Mesin Angkat, serta Komunitas CEO Indonesia. Bantuan yang disalurkan mencakup:
- Ratusan tenda berukuran besar untuk sekolah darurat
- Tenda mandiri untuk masyarakat
- Puluhan whiteboard
- Ratusan selimut dan jas hujan
- Ribuan susu dan makanan instan
- Uang tunai dan kebutuhan pendukung lainnya
Dukungan dari BNPB dan Kementerian Sosial
Kegiatan ini juga didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial, yang menyediakan bantuan mobilisasi tim dan transportasi barang bantuan ke wilayah terdampak. Dukungan ini sangat membantu kelancaran pengiriman dan penyaluran bantuan.
Pelaksanaan Misi Kemanusiaan
Misi kemanusiaan berlangsung pada 19-21 September 2026. Pada hari pertama, bantuan secara simbolis diserahkan kepada Keuskupan Labuan Bajo dan diterima oleh Tim Ekonomi Keuskupan Labuan Bajo yang diwakili Romo Yuvens. Posko bantuan berlokasi di Gereja St. Petrus Sernaru.
Setelah penyerahan simbolis, tim melanjutkan penyaluran bantuan ke SD Nggorang di Kecamatan Komodo dan SMK Golo Mori di wilayah selatan Labuan Bajo. Pada hari kedua, bantuan disalurkan ke SMA Negeri 2 Kuwus, yang menjadi titik serah terima terpusat untuk sekolah-sekolah di Kecamatan Kuwus dan Kecamatan Ndoso, lengkap dengan pendataan dan daftar alokasi penerima bantuan.
Transparansi dan Akuntabilitas
Semua proses penyaluran bantuan dilakukan dengan pendataan yang cermat, berita acara serah terima, daftar penerima, serta dokumentasi foto dan video sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawaban kepada para donatur.
Apresiasi dan Harapan
Haris Rusly Moti menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini, termasuk donatur dan instansi pemerintah. Ia menekankan bahwa kolaborasi dan semangat gotong royong menjadi kunci keberhasilan misi kemanusiaan ini.
Melalui kegiatan ini, diharapkan beban masyarakat terdampak gempa dapat berkurang, pemulihan pendidikan anak-anak dapat berjalan baik, dan semangat keluarga yang terkena bencana dapat kembali bangkit.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










