3 Stasiun LRT Kelapa Gading-Manggarai Belum Beroperasi, Jakpro Dibuka Bertahap
Suara Pecari, Jakarta – Tiga stasiun Light Rail Transit (LRT) rute Kelapa Gading–Manggarai belum beroperasi meski layanan lintas tersebut sudah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 September 2026. PT Jakarta Propertindo (Jakpro) menyatakan pembukaan stasiun dilakukan secara bertahap untuk memastikan aspek keamanan dan kenyamanan penumpang.
Stasiun yang Belum Beroperasi
Menurut VP Corporate Secretary Jakpro, Muhammad Alfin Rinaldinsyah, tiga stasiun yang belum melayani penumpang adalah Stasiun Pramuka, Matraman, dan Proklamasi. Pembukaan stasiun tersebut akan dilakukan secara bertahap setelah kajian teknis selesai dan fasilitas pendukung siap.
Alasan Pembukaan Bertahap
Pembukaan awal layanan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai baru mencakup dua stasiun, yaitu Rawamangun dan Manggarai. Langkah ini diambil berdasarkan kajian teknis yang mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan.
Jakpro juga tengah memantau antusiasme masyarakat terhadap layanan LRT tersebut. Respon pengguna akan menjadi dasar bagi penguatan layanan di masa mendatang.
Fokus Pada Keamanan dan Kenyamanan
Jakpro menegaskan prioritasnya adalah memastikan fasilitas di stasiun, terutama entrance, dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, termasuk pengguna prioritas. Hal ini menjadi fokus utama sebelum membuka seluruh stasiun secara penuh.
Rute dan Tarif Khusus
Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai terdiri dari 11 stasiun, yaitu Kelapa Gading, Boulevard Utara Summarecon Mall, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan tarif khusus Rp 8 selama delapan hari pertama operasional hingga 23 September 2026 sebagai bagian dari sosialisasi kepada masyarakat.
Dampak dan Perkembangan
Pembukaan bertahap stasiun LRT diharapkan dapat memberikan pelayanan yang optimal tanpa mengorbankan aspek keselamatan penumpang. Langkah ini juga memungkinkan Jakpro menyesuaikan layanan berdasarkan respons masyarakat, sehingga meningkatkan kenyamanan dan efisiensi transportasi umum Jakarta.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










