Progres LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Capai 97%, Ditarget Rampung Bulan Ini

Progres LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Capai 97%, Ditarget Rampung Bulan Ini

Suara Pecari, Jakarta – Progres pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jakarta rute Velodrome-Manggarai kini telah mencapai 97,99 persen dan ditargetkan rampung serta dapat diresmikan pada Agustus 2026. Proyek ini menjadi bagian penting dalam pengembangan transportasi publik di ibu kota.

Progres Konstruksi dan Tahap Akhir Pekerjaan

PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku kontraktor utama terus mempercepat penyelesaian konstruksi LRT Jakarta Fase 1B. Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menyatakan bahwa pekerjaan kini memasuki tahap akhir, termasuk reinstatement atau pengembalian kondisi lokasi kerja ke semula.

Beberapa pekerjaan yang masih berjalan meliputi penyambungan rel pada area Double-Double Track (DDT) dan penyelesaian pintu masuk di setiap stasiun. Jalur arah barat atau west bound sudah tersambung secara utuh.

Test and Commissioning Sistem Perkeretaapian

Bersama PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pemilik proyek, Waskita melakukan rangkaian Test and Commissioning (TC) sistem perkeretaapian. Pengujian mencakup jalur sepanjang 3,6 kilometer, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, serta integrasi operasional LRT.

Paulus menekankan bahwa setiap meter jalur LRT dikerjakan dengan teliti dan berkoordinasi intensif dengan Jakpro untuk memastikan kualitas dan keselamatan.

Keselamatan dan Tantangan Pengerjaan

Selama pengerjaan proyek, Waskita mencatat pencapaian 7,5 juta jam kerja tanpa kecelakaan. Hal ini menjadi prestasi penting mengingat kondisi lalu lintas Jakarta yang padat dan ruang kerja yang terbatas.

Nilai Kontrak dan Integrasi Moda Transportasi

Proyek LRT Jakarta Fase 1B memiliki nilai kontrak sekitar Rp 4,1 triliun dan dirancang agar terintegrasi dengan moda transportasi umum lain. Jalur ini mencakup lima stasiun, yaitu Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, dan Manggarai.

Dampak dan Manfaat bagi Masyarakat

Waskita dan Jakpro optimistis kehadiran LRT Jakarta Fase 1B akan memudahkan mobilitas warga Jakarta dan mendorong peralihan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum. Langkah ini diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan dengan mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *