Rubén Vargas Bersinar di Panggung Dunia: Gol dan Assist Bawa Swiss Hancurkan Bosnia 4-1
Suara Pecari | Pemain sayap Sevilla, Rubén Vargas, menjadi pahlawan kemenangan Swiss atas Bosnia-Herzegovina dalam lanjutan Grup F Piala Dunia 2026. Vargas, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak satu gol dan memberikan satu assist untuk membawa timnya menang telak 4-1 di Stadion SoFi, Inglewood, California, Kamis (18/6) malam waktu setempat.
Pertandingan berjalan ketat hingga menit ke-74. Swiss kesulitan menembus pertahanan rapat Bosnia yang datang dengan rekor tak terkalahkan dalam sembilan laga resmi. Namun, keajaiban terjadi saat Johan Manzambi, pemain muda Freiburg, melepaskan tendangan voli spektakuler yang tak mampu dijangkau kiper Bosnia. Gol tersebut membuka keran gol Swiss.
Enam menit berselang, Bosnia harus bermain dengan 10 orang setelah Tarik Muharemovic mendapat kartu merah langsung akibat tekel berbahaya. Swiss langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Pada menit ke-84, Rubén Vargas yang baru beberapa menit sebelumnya masuk lapangan, berhasil mencetak gol keduanya bagi Swiss di turnamen ini. Gol itu lahir dari kemelut di depan gawang, dan Vargas dengan tenang menyontek bola ke gawang kosong.
Vargas tidak berhenti di situ. Pada menit ke-90, ia memberikan assist cerdik kepada Manzambi yang kembali menjebol gawang Bosnia untuk gol keduanya di laga ini. Di masa injury time, Granit Xhaka menutup pesta gol Swiss melalui titik putih setelah Djibril Sow, rekan setim Vargas di Sevilla, dilanggar di kotak penalti. Bosnia hanya mampu memperkecil kedudukan melalui gol Ermin Mahmic di menit ke-90+4.
Usai pertandingan, Rubén Vargas mengungkapkan kebahagiaannya. “Saya sangat senang dan sedikit emosional. Saya punya dua peluang di pertandingan sebelumnya dan tidak bisa tidur nyenyak. Malam ini saya akan tidur dengan nyenyak,” ujar Vargas kepada media Spanyol. Ia menambahkan, “Saya tahu saya bisa membuat perbedaan dari bangku cadangan. Kami bersatu dan ini penting untuk turnamen.”
Bagi Sevilla, performa gemilang Rubén Vargas menjadi angin segar di tengah kondisi keuangan klub yang sulit. Vargas, yang sempat dikaitkan dengan kepergian ke Villarreal pada bursa transfer musim panas lalu, kini nilai pasarnya meroket. Manajemen Sevilla berharap bisa mendapatkan keuntungan besar dari penjualan pemain berusia 27 tahun tersebut, terutama jika ia terus tampil impresif di sisa turnamen.
Rubén Vargas juga mencatatkan sejarah pribadi: ia menjadi pemain Sevilla kedelapan yang berhasil mencetak gol di Piala Dunia, bergabung dengan deretan nama seperti Luis Fabiano, Saviola, dan Gaby Mercado. Vargas, yang memiliki darah Dominika dari pihak ayah, juga menjadi kebanggaan bagi komunitas Dominika di Amerika Serikat dan dunia.
Dengan kemenangan ini, Swiss mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan dan memuncaki klasemen Grup F. Bosnia, yang baru mengoleksi satu poin, masih memiliki peluang tipis untuk lolos jika mampu mengalahkan lawan terakhirnya. Namun, penampilan gemilang Rubén Vargas dan kolega membuat Swiss difavoritkan melaju ke babak 16 besar.
Kesimpulannya, Rubén Vargas telah membuktikan kualitasnya sebagai pemain penentu di panggung terbesar sepak bola dunia. Gol dan assistnya tidak hanya mengamankan kemenangan Swiss, tetapi juga membuka peluang besar bagi kariernya di level klub. Dengan performa seperti ini, nama Rubén Vargas akan terus menjadi sorotan di bursa transfer dan juga di hati para penggemar sepak bola Indonesia yang mengikuti Piala Dunia 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












