Hajduk Split Pesta Gol di Laga Perdana Eropa, Kalahkan Zilina 2-0
Suara Pecari, Hajduk Split sukses mengawali petualangan mereka di ajang UEFA Europa League musim 2026-27 dengan kemenangan meyakinkan. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Poljud, tim asuhan Gonzalo Garcia menundukkan wakil Slovakia, MSK Zilina, dengan skor 2-0 pada leg pertama babak kualifikasi pertama, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Hajduk Split untuk melangkah ke babak selanjutnya.
Sejak menit awal, Hajduk Split langsung tampil dominan. Mereka berhasil mencetak dua gol tanpa balas dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Sementara itu, Zilina yang datang dengan modal pramusim kurang meyakinkan, kesulitan mengembangkan permainan. Pertahanan kokoh yang diperkuat oleh pemain baru seperti Alec Van Hoorenbeeck dan Mathieu Acapandie berhasil meredam serangan Zilina.
Kemenangan ini melanjutkan tren positif Hajduk Split di pramusim, di mana mereka memenangkan tiga pertandingan uji coba tanpa kebobolan. Sebaliknya, Zilina gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan pramusim terakhir. Kondisi ini membuat Hajduk Split diunggulkan sebelum pertandingan, dan mereka berhasil membuktikan diri di atas lapangan.
Pelatih Gonzalo Garcia melakukan beberapa perubahan pada susunan pemain. Ia menurunkan empat pemain anyar, termasuk gelandang Alberto del Moral dan penyerang Dalisson. Keputusan ini terbukti tepat karena permainan tim berjalan dinamis dan efektif. Sayangnya, mereka harus kehilangan Abdoulie Sanyang yang masih menjalani sanksi kartu merah dari musim lalu.
Di sisi lain, Zilina yang diasuh Pavol Stano tampil kurang greget. Mereka kesulitan menembus pertahanan Hajduk Split yang rapi. Peluang terbaik mereka datang di awal babak pertama, namun tendangan Faško masih bisa diamankan kiper Silić. Kegagalan memanfaatkan peluang membuat Zilina harus membayar mahal.
Dengan keunggulan dua gol, Hajduk Split berada di atas angin menjelang leg kedua yang akan digelar di Slovakia pekan depan. Namun, mereka tidak boleh lengah karena Zilina pasti akan tampil lebih agresif di kandang sendiri. Sejarah mencatat, kedua tim pernah bertemu di babak ketiga kualifikasi pada tahun 2009, dan Zilina berhasil menang agregat 2-1. Hajduk Split tentu ingin menghindari kejutan serupa.
Bagi Hajduk Split, target utama musim ini adalah lolos ke babak grup Liga Europa untuk pertama kalinya sejak musim 2010-11. Mereka bertekad untuk tampil konsisten dan memanfaatkan setiap kesempatan. Sementara itu, Zilina harus segera bangkit jika ingin membalikkan keadaan. Laga leg kedua diprediksi akan berlangsung sengit dan penuh tekanan.
Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Hajduk Split di pentas Eropa. Dukungan penuh dari suporter setia mereka, Torcida, menjadi energi tambahan untuk terus melaju. Kini, fokus mereka tertuju pada leg kedua dan target untuk mempertahankan keunggulan. Akankah Hajduk Split mampu melaju ke babak selanjutnya? Kita nantikan aksi mereka selanjutnya.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









