Gol Telat Merino Bawa Spanyol ke Semifinal, Belgia Tersingkir
Suara Pecari, Pertandingan sengit antara Spanyol dan Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 berakhir dengan kemenangan dramatis La Roja. Gol telat Mikel Merino memastikan Spanyol melaju ke semifinal dan menyingkirkan Belgia. Dalam laga yang berlangsung di Stadion La Cartuja, Sevilla, Spanyol vs Belgia menyajikan duel penuh intensitas. Kemenangan ini sekaligus mempertemukan Spanyol dengan Prancis di semifinal yang akan digelar di Dallas pada 14 Juli mendatang.
Spanyol menguasai jalannya pertandingan sejak awal. Mereka mampu bermain dengan tempo tinggi dan menekan pertahanan Belgia yang bermain dalam. Pada menit ke-34, Fabian Ruiz membuka keunggulan bagi Spanyol setelah memanfaatkan umpan terobosan dari Pedri. Namun, Belgia tidak tinggal diam. Charles De Ketelaere menyamakan kedudukan pada menit ke-58 melalui sundulan cemerlang memanfaatkan umpan silang Kevin De Bruyne.
Pertandingan berlangsung ketat hingga menit-menit akhir. Ketika laga tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu, sebuah momen krusial terjadi. Kiper utama Belgia, Thibaut Courtois, mengalami cedera dan harus digantikan oleh Senne Lammens. Hanya beberapa menit setelah masuk, Lammens gagal mengamankan tendangan jarak jauh yang sebenarnya mudah ditangkap. Bola muntah jatuh tepat di kaki Mikel Merino yang dengan tenang menyontek bola ke gawang kosong. Gol tersebut menjadi gol kemenangan bagi Spanyol dan memastikan mereka melaju ke semifinal.
Kemenangan ini melanjutkan tradisi Spanyol yang kerap mencetak gol penentu di menit akhir. Sebelumnya, Merino juga menjadi pahlawan dengan gol telat di babak 16 besar. Dengan hasil ini, Spanyol vs Belgia menjadi salah satu laga klasik Piala Dunia edisi ini. Spanyol kini akan berhadapan dengan Prancis yang sebelumnya mengalahkan Portugal di perempat final. Pertandingan semifinal antara Spanyol dan Prancis dijadwalkan pada 14 Juli di Dallas.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji perjuangan anak asuhnya. “Kami bermain dengan karakter dan keyakinan. Pertandingan melawan Belgia sangat sulit, tetapi kami tidak pernah menyerah. Sekarang kami fokus pada Prancis,” ujarnya. Sementara itu, pelatih Belgia, Domenico Tedesco, menyayangkan cedera Courtois yang menjadi titik balik pertandingan. “Kami bermain baik, tetapi sepak bola terkadang kejam. Cedera Thibaut mengubah segalanya,” katanya.
Spanyol telah menunjukkan pertahanan yang solid sepanjang turnamen. Mereka hanya kebobolan satu gol dalam lima pertandingan, yaitu gol De Ketelaere. Sebaliknya, Prancis memiliki lini depan yang tajam dengan 16 gol yang sudah dicetak. Pertandingan semifinal nanti diprediksi akan berlangsung sengit. Spanyol vs Belgia mungkin sudah berlalu, tetapi Spanyol vs Prancis akan menjadi ujian sesungguhnya bagi La Roja untuk merebut tiket final.
Dengan tersingkirnya Belgia, Spanyol semakin percaya diri untuk mencapai final Piala Dunia pertama mereka sejak 2010. Dukungan penuh dari publik Spanyol diharapkan mampu mendorong tim meraih kemenangan. Pertandingan semifinal akan disiarkan langsung pada pukul 15.00 waktu setempat. Dunia sepak bola menanti siapa yang akan melaju ke final dan berpeluang menjadi juara dunia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










