Argentina vs England: Messi Incar Rekor Maradona di Semifinal Piala Dunia 2026

Argentina vs England: Messi Incar Rekor Maradona di Semifinal Piala Dunia 2026

Suara Pecari, Pertarungan sengit antara dua raksasa sepak bola dunia, england vs argentina, akan tersaji di semifinal Piala Dunia 2026 di Atlanta Stadium, Kamis (15/7) malam. Laga ini bukan sekadar perebutan tiket final, melainkan juga panggung bagi Lionel Messi untuk melampaui legenda Diego Maradona dalam catatan rekor pribadi.

Rivalitas england vs argentina telah berlangsung sejak 1962, diwarnai momen ikonik seperti ‘Tangan Tuhan’ Maradona pada 1986 dan kartu merah David Beckham pada 1998. Namun, kali ini lapangan hijau menjadi saksi pertarungan taktik dan prestasi antar generasi.

Messi Incar Golden Boot dan Rekor Maradona

Kapten Argentina, Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun, masih menjadi ancaman serius bagi pertahanan Inggris. The Guardian melaporkan bahwa kecepatan sprint Messi tetap menjadi senjata mematikan. Dalam perburuan sepatu emas, Messi saat ini mengoleksi 8 gol, sama dengan Kylian Mbappe dari Perancis. Namun, ia berada di posisi kedua karena jumlah assist lebih sedikit. Jika mampu mencetak gol di laga england vs argentina, Messi berpeluang merebut Golden Boot dan sekaligus memecahkan rekor shot involvements dalam satu edisi Piala Dunia milik Maradona (59). Saat ini Messi telah mencatat 54 shot involvements (33 tembakan, 21 peluang tercipta).

Argentina Termotivasi, Inggris Waspada

Gelandang Argentina, Rodrigo De Paul, menyatakan timnya sangat termotivasi untuk mencapai final kedua berturut-turut. “Tidak ada motivasi yang lebih indah selain berada satu langkah lagi dari final Piala Dunia,” ujarnya. Meski diakui Inggris memiliki skuad kuat, De Paul menegaskan Argentina telah mempersiapkan diri dengan matang. Di sisi lain, Inggris mengandalkan duet Harry Kane dan Jude Bellingham yang telah menyumbang 12 dari 13 gol tim sejauh ini.

Bola Baru untuk Semifinal dan Final

FIFA telah memperkenalkan bola edisi khusus ‘Trionda Final’ untuk empat pertandingan terakhir turnamen, termasuk laga england vs argentina. Bola ini mengusung warna hitam, putih, dan emas, serta mencantumkan nama kota tuan rumah: Dallas, Atlanta, Miami, dan New York/New Jersey. Meski desainnya berbeda, struktur bola tetap sama sehingga tidak mempengaruhi performa pemain.

Spanyol Sudah Lebih Dulu ke Final

Sebelum laga ini, Spanyol telah memastikan tempat di final setelah mengalahkan Perancis 2-0 di semifinal pertama. Gol Mikel Oyarzabal (penalti) dan Pedro Porro membawa La Roja melaju ke final untuk pertama kalinya sejak 2010. Pelatih Perancis Didier Deschamps, yang akan mundur setelah laga perebutan tempat ketiga, mengaku bangga dengan kiprahnya selama 10 tahun.

Dengan segala drama dan sejarah yang menyertainya, england vs argentina diprediksi akan menjadi laga yang tak terlupakan. Apakah Messi akan mengukir namanya lebih dalam di buku sejarah, atau justru Inggris yang akan menghentikan langkah juara bertahan? Jawabannya akan diketahui di Atlanta nanti malam.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *