Perseteruan Panas AS Roma dan Juventus: Zeki Celik Jadi Pemicu, Pellegrini Tetap Setia

Perseteruan Panas AS Roma dan Juventus: Zeki Celik Jadi Pemicu, Pellegrini Tetap Setia

Suara Pecari, Bursa transfer musim panas Serie A 2026 memanas setelah AS Roma dan Juventus terlibat perseteruan sengit. Pemicunya adalah kepindahan mendadak bek kanan Zeki Celik ke Turin, yang semula diyakini akan memperpanjang kontraknya di Stadio Olimpico. Drama ini memicu reaksi berantai, termasuk upaya Juventus merekrut kapten Roma, Lorenzo Pellegrini, yang justru memilih setia.

Zeki Celik menjadi pusat perhatian setelah tiba-tiba membatalkan kesepakatan dengan Roma dan bergabung dengan Juventus sebagai agen bebas. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memuji karakter Zeki Celik sebagai pemain andal dan berjiwa pejuang. “Dia adalah pemain yang bisa diandalkan dan memiliki semangat seorang pejuang; membawanya ke Turin adalah langkah yang tepat,” ujar Spalletti dalam konferensi pers. Kepergian Zeki Celik menjadi tamparan bagi Roma yang tengah membangun skuad di bawah arahan pelatih anyar Gian Piero Gasperini.

Namun, Roma mendapat kabar baik ketika Lorenzo Pellegrini menolak tawaran Juventus dan memilih bertahan. Pemain berusia 30 tahun itu, yang kontraknya habis pada 30 Juni, menolak godaan gaji lebih besar dari Juventus dan Besiktas demi memimpin Roma kembali ke Liga Champions. Laporan La Gazzetta dello Sport menyebut kedua pihak tinggal menyepakati durasi kontrak baru.

Sebagai respons atas pembajakan Zeki Celik, Roma menyiapkan serangan balik dengan mengincar gelandang Juventus, Khephren Thuram, jika Manu Kone dijual ke Manchester United. Sementara itu, Roma secara resmi mengumumkan perpanjangan kontrak Gianluca Mancini (hingga 2029) dan Bryan Cristante (hingga 2028) sebagai fondasi tim. Mancini, yang sempat diincar Inter, memilih bertahan setelah 319 penampilan dan 23 gol untuk Roma.

Di kubu Juventus, Spalletti mengakui timnya masih jauh dari Scudetto dan membutuhkan perkuatan di beberapa posisi. “Kami perlu meningkatkan banyak hal. Mungkin kami terlalu jauh dari Scudetto,” katanya. Meski demikian, ia optimistis dengan tambahan pemain seperti Zeki Celik dan Jeff Ekhator.

Persaingan ini diprediksi akan berlanjut hingga jendela transfer ditutup. Roma, yang baru saja mengamankan dua pilar utama, kini fokus membalas dendam dengan merebut pemain Juventus. Sementara Juventus di bawah Spalletti berusaha membangun kembali kejayaan. Satu hal yang pasti, Zeki Celik telah menjadi simbol perseteruan dua raksasa Italia musim panas ini.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *