Cucurella Siap Pensiun Usai Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina Jadi Ajang Penentuan

Cucurella Siap Pensiun Usai Final Piala Dunia 2026, Spanyol vs Argentina Jadi Ajang Penentuan

Suara Pecari, Jelang final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, nama Marc Cucurella menjadi sorotan utama. Bek kiri anyar Real Madrid ini tak hanya menjadi andalan di lini pertahanan La Roja, tetapi juga membuat pernyataan mengejutkan: ia siap pensiun dari tim nasional jika Spanyol berhasil mengalahkan Argentina dan merebut gelar juara dunia.

Cucurella, yang tampil gemilang sepanjang turnamen, mengaku bahwa pencapaian tertingginya bersama timnas akan terpenuhi jika ia mampu menambahkan trofi Piala Dunia ke dalam koleksi yang sudah termasuk gelar Euro 2024. “Jika kami memenangkan Piala Dunia, saya akan menelepon Luis keesokan harinya dan mengatakan kepadanya untuk tidak lagi mengandalkan saya, bahwa saya akan pensiun dari tim nasional. Dengan Kejuaraan Eropa dan Piala Dunia, saya tidak bisa berbuat lebih baik lagi,” ujar Cucurella kepada media. Selain itu, ia juga berjanji akan membuat tato wajah pelatih Luis de la Fuente di bisepnya sebagai bentuk penghormatan.

Performa Cucurella sepanjang Piala Dunia 2026 memang luar biasa. Ia menjadi pemain dengan sprint terbanyak di tim Spanyol (304 kali) dan penyumbang assist terbanyak (2). Kemampuannya dalam melakukan overlap dan menekan pertahanan lawan akan menjadi ujian berat bagi Argentina, terutama bagi Lionel Messi yang akan berhadapan langsung dengannya di sisi kiri pertahanan Spanyol. Analis memprediksi duel antara Messi dan Cucurella akan menjadi salah satu kunci pertandingan.

Spanyol sendiri melaju ke final setelah tampil impresif, hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen. Pertahanan solid yang dipimpin oleh Cucurella dan rekan-rekannya menjadi fondasi utama kesuksesan La Roja. Di sisi lain, Argentina datang sebagai juara bertahan dengan semangat juang tinggi, setelah comeback dramatis melawan Inggris di semifinal. Lionel Messi, yang telah dua kali assist di laga tersebut, menjadi motor serangan Albiceleste.

Selain Cucurella, beberapa pemain Spanyol lain juga dianggap berbahaya bagi Argentina. Mikel Oyarzabal dengan lima golnya menjadi mesin gol utama, Rodri sebagai jenderal lapangan tengah dengan 694 umpan, Lamine Yamal yang eksplosif dengan 23 percobaan tembakan, dan Dani Olmo yang rajin memberikan tekanan. Namun, peran Cucurella sebagai bek sayap agresif yang bisa membantu serangan sekaligus bertahan menjadi sorotan tersendiri.

Final Piala Dunia 2026 yang digelar di New Jersey pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB ini diprediksi akan berlangsung sengit. Spanyol mengandalkan permainan kolektif yang rapi, sementara Argentina mengandalkan semangat juang dan kejeniusan Messi. Jika Spanyol menang, Cucurella akan mengakhiri karier internasionalnya dengan prestasi sempurna: satu gelar Euro dan satu Piala Dunia. Sebaliknya, jika Argentina menang, mereka akan menjadi tim pertama sejak Brasil 1962 yang berhasil mempertahankan gelar juara dunia.

Kesimpulannya, final ini bukan sekadar pertandingan biasa. Bagi Cucurella, ini adalah laga penentuan yang bisa mengubah hidupnya. Duel antara Spanyol dan Argentina akan menjadi panggung terakhir bagi sang bek kiri, yang siap memberikan segalanya untuk membawa pulang trofi dan mengakhiri perjalanan internasionalnya dengan cara yang paling manis.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *