Jordan Pickford Cetak Rekor Baru di Piala Dunia, Puji Mentalitas Jude Bellingham
Suara Pecari, Kiper Everton, Jordan Pickford, mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Inggris setelah tampil dalam pertandingan ke-18 di Piala Dunia saat Inggris mengalahkan Norwegia 2-1 di perpanjangan waktu pada babak perempat final, Sabtu (11/7/2026) di Miami. Rekor tersebut memecahkan catatan Peter Shilton yang sebelumnya memegang rekor dengan 17 penampilan.
Dalam laga yang dihelat di Miami Stadium, Inggris sempat tertinggal lebih dulu melalui gol spektakuler Andreas Schjelderup pada menit ke-36. Namun, Jude Bellingham menyamakan kedudukan sebelum turun minum, dan mencetak gol kemenangan pada menit ke-93 setelah memanfaatkan bola rebound dari tembakan Morgan Rogers. Kemenangan ini membawa Inggris ke semifinal untuk keempat kalinya dalam lima turnamen besar terakhir, dan akan berhadapan dengan Argentina pada Rabu (15/7/2026) di Atlanta.
Pelatih Inggris, Thomas Tuchel, mengakui timnya beruntung bisa menang dan mengkritik penampilan yang dinilainya ceroboh. Namun, Jordan Pickford membela timnya dengan menekankan semangat juang yang tinggi. “Kami memiliki kebersamaan, semangat tim, dan komitmen. Kami tidak pernah menyerah,” ujar Pickford dalam wawancara di mixed zone setelah pertandingan.
Pickford juga memuji mentalitas Bellingham yang menjadi pembeda. “Mentalitasnya yang membuatnya berada di level atas. Dia sudah menjadi pemain kelas dunia, dan semoga terus berlanjut,” tambah Pickford. Bellingham sendiri kini telah mencetak enam gol di turnamen ini, menyamai catatan Harry Kane.
Rekor baru yang diukir Jordan Pickford menjadi sorotan tersendiri. Kiper berusia 32 tahun itu telah menjadi pilihan utama Inggris di tiga Piala Dunia berturut-turut, dan penampilannya yang konsisten membuatnya layak disebut sebagai salah satu kiper terbaik dalam sejarah Timnas Inggris. Dengan 90 caps, Pickford juga menjadi pemain Everton dengan caps terbanyak untuk Inggris, mengalahkan rekor Phil Jagielka yang hanya 40 caps.
Di sisi lain, Norwegia harus pulang dengan kepala tegak meski kalah. Kapten Martin Odegaard mengatakan timnya telah menunjukkan performa yang membanggakan. “Kami harus bangga. Kami di sini untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, dan kami meninggalkan kesan. Seluruh dunia membicarakan kami,” ujarnya.
Inggris kini bersiap menghadapi Argentina di semifinal. Tuchel berjanji akan memperbaiki performa timnya, sementara Pickford optimistis dengan semangat juang yang dimiliki skuadnya. “Ketika situasi sulit, kami tangguh dan bertahan sebagai tim,” pungkas Pickford.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










