Dayot Upamecano Jadi Sorotan: Bek Prancis Terseret Kontroversi Wasit dan Kesalahan Grafis BBC
Suara Pecari | Piala Dunia 2026 baru saja dimulai, namun nama Dayot Upamecano langsung mencuri perhatian publik. Bek tengah Timnas Prancis itu tidak hanya menjadi bagian dari kemenangan meyakinkan Les Bleus atas Senegal, tetapi juga terseret dalam dua insiden kontroversial yang melibatkan wasit Clement Turpin dan kesalahan grafis BBC.
Dalam laga perdana Grup I, Prancis sukses mengalahkan Senegal dengan skor 3-1. Kylian Mbappe menjadi bintang dengan dua golnya, termasuk gol spektakuler dari luar kotak penalti di menit akhir. Namun, di balik kemenangan tersebut, Dayot Upamecano kembali menjadi topik hangat setelah namanya dikaitkan dengan wasit Clement Turpin. Wasit asal Prancis ini dikenal memiliki sejarah kurang baik dengan pelatih Inggris, Thomas Tuchel, saat keduanya masih bersama Bayern Munich. Pada perempat final Liga Champions 2023, Turpin memberikan kartu merah kepada Upamecano yang kemudian dianulir VAR, namun Tuchel tetap melontarkan kritik pedas, menyebut Turpin sebagai wasit ‘Grade E’.
Tak hanya itu, Dayot Upamecano juga menjadi korban kesalahan teknis BBC saat menampilkan susunan pemain Prancis. Dalam grafis yang ditayangkan, foto Dayot Upamecano justru digunakan untuk pemain lain, yaitu William Saliba. Sementara itu, foto Ibrahima Konate dipasang untuk Jules Kounde. Kesalahan ini sontak menuai kritik tajam dari netizen, yang menyebutnya sebagai ‘memalukan’ bagi sebuah lembaga penyiaran publik. BBC pun segera mengeluarkan permintaan maaf resmi atas blunder tersebut.
Meski dihantui kontroversi, performa Dayot Upamecano di lapangan tetap solid. Bek RB Leipzig itu menjadi tembok kokoh di lini belakang Prancis, membantu timnya mengamankan tiga poin penting. Kemenangan ini membuat Prancis berada di puncak klasemen Grup I, bersama Norwegia dan Irak yang juga meraih hasil positif.
Insiden ini mengingatkan kita pada pentingnya akurasi informasi di era digital, terutama saat menyiarkan ajang sebesar Piala Dunia. Bagi Dayot Upamecano, ini adalah pelajaran berharga: namanya bisa menjadi viral karena hal di luar sepak bola, namun yang terpenting adalah kontribusinya di lapangan hijau. Ke depannya, ia diharapkan terus tampil konsisten dan membawa Prancis melaju jauh di turnamen ini.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.











