Azzedine Ounahi: Bintang Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026 dan Incaran Ajax
Suara Pecari, Piala Dunia 2026 telah menjadi panggung bagi banyak talenta muda, dan salah satu nama yang mencuri perhatian adalah gelandang tim nasional Maroko, Azzedine Ounahi. Pemain berusia 26 tahun yang memperkuat Girona ini tampil impresif sepanjang turnamen, terutama saat membawa Maroko melaju hingga perempat final. Performa gemilangnya bahkan membuat kolumnis Belanda, Henk Spaan, merekomendasikan Ajax untuk merekrutnya. “Dia lebih baik daripada Sean Steur,” tulis Spaan di Het Parool, merujuk pada pemain muda yang pindah ke Newcastle United.
Dalam pertandingan perempat final melawan Prancis, Azzedine Ounahi menjadi salah satu ancaman terbesar bagi pertahanan Les Bleus. Meskipun Maroko akhirnya kalah 2-0, ia berhasil mencatatkan tembakan keras dari jarak jauh yang menguji kiper Mike Maignan. Menurut statistik pertandingan, Maroko baru benar-benar merepotkan Prancis pada menit ke-83, saat Ounahi melepaskan tembakan yang memaksa Maignan melakukan penyelamatan. Sebelumnya, Prancis mendominasi dengan 20 percobaan gol, namun ketangguhan Ounahi di lini tengah tetap patut diacungi jempol.
Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 memang spektakuler. Setelah menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semifinal pada 2022, mereka kembali menunjukkan taring dengan mengalahkan Belanda melalui adu penalti dan menumbangkan Kanada 3-0 di babak 16 besar. Dalam kemenangan atas Kanada tersebut, Azzedine Ounahi mencetak dua gol, menunjukkan naluri mencetak golnya yang tajam. Ia juga mendapat assist dari Brahim Diaz, yang menjadi kreator utama dengan total empat assist sepanjang turnamen.
Nilai pasar Azzedine Ounahi yang hanya 10 juta euro di Transfermarkt membuatnya menjadi incaran yang realistis bagi klub-klub Eropa. Ajax, yang dikenal sebagai klub pengembangan bakat, disebut-sebut sebagai destinasi ideal. Apalagi, Girona yang terdegradasi musim lalu kemungkinan akan melepas sejumlah pemainnya. Selain Ounahi, nama Viktor Tsygankov dan Vladyslav Vanat juga dikaitkan dengan Ajax. Jika transfer ini terwujud, Azzedine Ounahi akan bergabung dengan rekan setimnya di Girona, Daley Blind, yang sudah lebih dulu pindah ke Amsterdam.
Piala Dunia 2026 menjadi bukti bahwa Azzedine Ounahi bukan sekadar pemain biasa. Ia mampu bersaing di level tertinggi, menghadapi pemain-pemain bintang seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele. Meskipun Maroko harus pulang lebih awal, kontribusi Ounahi di lini tengah patut diapresiasi. Ke depannya, ia berpotensi menjadi salah satu gelandang terbaik dunia jika terus mengembangkan kemampuannya.
Dengan usianya yang masih 26 tahun dan kontraknya bersama Girona hingga 2030, Azzedine Ounahi memiliki masa depan cerah. Ajax atau klub besar lainnya yang berhasil merekrutnya akan mendapatkan pemain dengan kualitas teknik tinggi, visi bermain yang baik, dan mentalitas juara. Piala Dunia 2026 mungkin baru awal dari perjalanan gemilang Azzedine Ounahi di pentas sepak bola dunia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










