Magomed Ankalaev Tak Mau Disalahkan untuk Pertarungan ‘Membosankan’, Siap Hadapi Paulo Costa

Magomed Ankalaev Tak Mau Disalahkan untuk Pertarungan 'Membosankan', Siap Hadapi Paulo Costa

Suara Pecari, Magomed Ankalaev, mantan juara kelas berat ringan UFC, kembali menjadi sorotan setelah kemenangannya atas Bogdan Guskov di UFC Abu Dhabi, akhir pekan lalu. Meskipun berhasil mengalahkan Guskov melalui submission di ronde kelima, pertarungan tersebut mendapat kritik dari penggemar dan rekan petarung karena dianggap membosankan. Namun, Magomed Ankalaev menegaskan bahwa gaya bertarung yang pasif bukanlah kesalahannya.

“Apakah pertarungan itu membosankan atau tidak bukanlah urusan saya,” kata Magomed Ankalaev dalam wawancara dengan Red Corner MMA. “Saya terus mendesak ke depan. Saya ingin bertarung, tetapi lawan saya terus mundur dan menjauh. Jadi saya memutuskan untuk bergulat dan mengakhiri pertarungan di bawah.” Ankalaev menekankan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas untuk menang, bukan untuk menghibur penonton.

Sementara itu, kritik pedas datang dari Paulo Costa, petarung Brasil yang baru saja naik ke kelas berat ringan. Costa menyebut divisi ini membosankan dan berjanji akan menghidupkannya kembali. Magomed Ankalaev menyambut tantangan Costa, meskipun incaran utamanya adalah merebut kembali sabuk juara yang kini dipegang Carlos Ulberg. “Costa tidak tampil baik di divisinya, lalu naik, menang satu pertarungan, dan menjadi berisik. Jika dia siap maju, kami akan menunggunya. Tapi jika dia akan lari dan menghindar, saya tidak melihat gunanya bertarung dengannya,” ujar Ankalaev.

Ankalaev yang sempat menjadi juara setelah mengalahkan Alex Pereira pada Maret 2025, kehilangan gelar tujuh bulan kemudian akibat TKO di pertarungan ulang. Setelah Pereira naik kelas, Ulberg menjadi juara baru. Kini, Ankalaev berada di posisi penantang nomor satu, tetapi cedera Ulberg membuatnya harus bersabar. “Saya sudah menjadi penantang nomor satu, tetapi juara sedang cedera. Saya tidak tahu kapan dia akan kembali. Saya ingin tetap aktif, jadi jika Paulo Costa ingin bertarung, saya siap,” tambahnya.

Costa sendiri baru saja mencetak kemenangan KO mengejutkan atas Azamat Murzakanov di UFC 327, yang langsung melambungkan namanya di kelas berat ringan. Costa pun telah menyatakan ambisinya untuk merebut gelar. Namun, Magomed Ankalaev memperingatkan bahwa jika Costa hanya berbicara tanpa aksi, pertarungan itu tidak akan terjadi. “Kecuali jika dia melarikan diri,” sindir Ankalaev.

Dengan situasi saat ini, Magomed Ankalaev tetap fokus pada target utamanya: menjadi juara lagi. Namun, ia juga terbuka untuk menghadapi petarung lain seperti Costa demi menjaga momentum. “Jika UFC mengatakan itu mungkin, saya akan dengan senang hati bertarung di Abu Dhabi pada bulan Oktober,” ucap Ankalaev, merujuk pada potensi duel melawan Costa di masa depan.

Kesimpulannya, Magomed Ankalaev tidak gentar menghadapi kritik dan siap melangkah ke laga berikutnya, entah itu melawan Paulo Costa atau menunggu Carlos Ulberg pulih. Dengan reputasi sebagai salah satu petarung ringan yang paling ditakuti, perjalanan Ankalaev menuju gelar masih panjang dan penuh intrik.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *