Mark van Bommel Resmi Latih Belgia, Courtois Beri Sinyal Positif

Mark van Bommel Resmi Latih Belgia, Courtois Beri Sinyal Positif

Suara Pecari, Mark van Bommel resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Tim Nasional Belgia menggantikan Rudi Garcia yang kontraknya berakhir setelah Piala Dunia 2026. Mantan gelandang Timnas Belanda itu menandatangani kontrak dua tahun hingga Euro 2028. Keputusan ini diambil setelah Belgia tersingkir di perempat final Piala Dunia 2026, yang menjadi akhir perjalanan Garcia bersama skuad ‘Setan Merah’.

Van Bommel bukanlah wajah baru di kancah sepak bola Belgia. Sebelumnya, ia sukses membawa Royal Antwerp meraih gelar Liga Belgia dan Piala Belgia pada 2023 – prestasi gemilang yang menjadi rekomendasi utamanya. “Belgia memiliki pemain-pemain luar biasa dan potensi besar. Bersama staf teknis, kami ingin membangun tim yang disiplin, ambisius, dan berani bersaing dengan yang terbaik,” ujar Mark van Bommel dalam pernyataan resmi Federasi Sepak Bola Belgia.

Kiper utama Belgia, Thibaut Courtois, menyambut positif penunjukan tersebut. Dalam sebuah acara sponsor, pemain Real Madrid berusia 34 tahun itu mengaku tidak terkejut. “Namanya sudah lama beredar. Dia membuktikan di Antwerp bahwa dirinya pelatih top. Banyak pemain bicara positif tentangnya, jadi saya tak sabar mengenalnya lebih dekat,” kata Courtois. Ia menambahkan, pengalaman Van Bommel bermain di level tertinggi bersama Barcelona, Bayern München, AC Milan, dan Timnas Belanda menjadi modal berharga.

Namun, masa depan Courtois di timnas masih menjadi tanda tanya. Setelah Piala Dunia, ia menyatakan ingin tetap membela Belgia, tetapi dengan syarat boleh melewatkan ajang Nations League demi istirahat. “Setelah Piala Dunia, saya pasti masih ingin lanjut, tetapi tergantung pada percakapan dengan pelatih baru. Kami harus mencapai kesepakatan soal itu,” ujar Courtois. Ia juga menyinggung momen cedera saat perempat final melawan Spanyol, di mana ia digantikan dan Belgia akhirnya kalah 1-2.

Mark van Bommel akan didampingi Boudewijn Zenden, Maarten Martens, dan Reinier Robbemond sebagai asisten. Ia bertekad mengembalikan Belgia ke papan atas Eropa. “Kesuksesan tidak pernah dijamin, tetapi kerja keras, kejujuran, dan komitmen adalah jaminan. Kami akan memberikan segalanya untuk membuat rakyat Belgia bangga,” tegasnya. Dengan pengalaman melatih PSV, Wolfsburg, dan Antwerp, Van Bommel diharapkan mampu membawa perubahan positif.

Keputusan federasi ini menuai beragam reaksi. Beberapa pihak menilai rekam jejak Van Bommel masih naik-turun, namun Courtois optimistis. “Pengalaman level atasnya secara alami mendapat rasa hormat dari pemain. Saya pikir dia pelatih yang tepat,” pungkasnya. Kini, semua mata tertuju pada pertemuan antara Courtois dan Mark van Bommel yang akan menentukan apakah kiper bintang itu tetap menjadi bagian dari proyek baru Belgia.

Belgia akan memulai era baru di bawah arahan Mark van Bommel dengan target utama lolos ke Euro 2028 dan bersaing di level tertinggi. Para penggemar berharap ‘Setan Merah’ bisa kembali menemukan kejayaan seperti era sebelumnya. Dengan kombinasi pemain berbakat dan pelatih berpengalaman, bukan tidak mungkin mimpi itu terwujud.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *