Marc Marquez Menang MotoGP San Marino 2026, Alex Marquez Sebut Kakaknya Bermain-main dengan Rival
Suara Pecari – Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih kemenangan pada MotoGP San Marino 2026 di Sirkuit Misano, Minggu (13/9). Kemenangan ini sekaligus membawa Marc ke puncak klasemen pembalap musim ini dengan poin yang sama dengan Jorge Martin, namun unggul jumlah kemenangan.
Balapan di Misano berlangsung dramatis sejak awal. Marco Bezzecchi yang start dari pole position mengalami kecelakaan di Tikungan 13 pada lap pertama sehingga harus mengakhiri balapan lebih awal. Insiden tersebut membuka peluang bagi Marc Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan dan memimpin balapan hingga finis.
Alex Marquez, adik dari Marc yang membalap untuk tim BK8 Gresini Ducati, tampil solid dan finis di posisi kedua. Pedro Acosta dari Red Bull KTM Factory Racing berhasil mengamankan podium ketiga setelah melewati Jorge Martin dan menempel ketat duo Marquez menjelang garis finis.
Alex Marquez Sebut Marc Bermain-main dengan Rival
Setelah balapan, Alex Marquez mengungkapkan bahwa Marc sebenarnya tidak pernah berada dalam ancaman nyata kehilangan posisi terdepan. Menurut Alex, Marc tampak “bermain-main” dengan para rivalnya saat mengamankan kemenangan. Pada beberapa lap terakhir, tiga pembalap terdepan hanya terpaut sekitar satu detik, namun kecepatan Marc masih bisa dikendalikan.
Alex sempat melihat peluang menyerang setelah menyalip Jorge Martin, namun karena Marc masih berada hampir satu detik di depan, Alex memilih untuk tidak terburu-buru melakukan serangan.
Isu Kontroversi Kemenangan Marc Marquez
Kemenangan Marc Marquez di San Marino juga dibumbui isu tak sedap. Beberapa pihak menilai Alex Marquez tidak memberikan perlawanan maksimal kepada kakaknya, sehingga kemenangan Marc dianggap mulus. Namun, manajer Ducati, Davide Tardozzi, memberikan tanggapan bahwa balapan berjalan dengan dinamis dan keputusan di lintasan merupakan bagian dari strategi balap.
Marc Marquez sendiri mengakui keberuntungan turut berperan dalam persaingan gelar musim ini, khususnya setelah kecelakaan pesaing terdekatnya, Marco Bezzecchi. Meski begitu, ia menegaskan bahwa performa dan pengelolaan balapan yang matang menjadi kunci keberhasilannya.
Performa Tim dan Atmosfer Balap
Kemenangan Marc di kandang Ducati, Misano, memberikan nilai lebih bagi tim pabrikan Borgo Panigale. Sementara itu, pebalap andalan Ducati lainnya, Francesco Bagnaia, mengalami nasib kurang beruntung setelah terjatuh pada lap keenam.
Kompetisi di San Marino juga diwarnai antusiasme penggemar melalui kompetisi Bold Riders Podium Picks, di mana para peserta menebak hasil podium dan dua pemenang berhak menerima voucher hadiah.
Dengan hasil ini, Marc Marquez semakin memperkuat posisinya sebagai kandidat juara MotoGP musim 2026, dengan persaingan ketat yang masih akan berlangsung di seri-seri berikutnya.
Penggemar MotoGP dapat mengikuti update, aktivitas komunitas, dan konten menarik lainnya dari Bold Riders melalui media sosial resmi mereka.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










