Kekecewaan Charles Leclerc di Hungaria: Ferrari Terpuruk, Peluang Juara Sirna?
Suara Pecari, Charles Leclerc mengungkapkan kekecewaannya setelah finis di posisi keempat pada Grand Prix Hungaria 2026. Padahal, pembalap Ferrari itu memulai balapan dari posisi kedua dan berharap bisa naik podium. Namun, berbagai kesalahan strategi serta penalti yang diterima rekan setimnya, Lewis Hamilton, membuatnya harus puas dengan hasil di luar ekspektasi.
Ferrari datang ke Hungaria dengan harapan tinggi karena karakter sirkuit Hungaroring yang pendek dan berliku diyakini cocok dengan mobil SF-26. Pada sesi latihan, Charles Leclerc dan Hamilton tampil dominan. Namun, saat kualifikasi, masalah tekanan ban dan insiden menghalangi Hamilton membuat tim kehilangan momentum. Leclerc sendiri terkena sanksi karena melanggar batas lintasan di Q1, sehingga harus menggunakan ban soft tambahan.
Fred Vasseur, kepala tim Ferrari, mengakui bahwa terlalu banyak kesalahan yang dilakukan tim. “Ini bukan hari Minggu yang baik. Kami membuat terlalu banyak kesalahan, mulai dari awal, penalti, hingga setiap kali pit stop kami kehilangan posisi,” ujarnya. Charles Leclerc juga kehilangan posisi saat start, turun ke peringkat lima. Meski akhirnya naik ke posisi keempat berkat penalti Hamilton, ia tetap kecewa karena tim gagal memaksimalkan potensi.
Sementara itu, di luar lintasan, istri Charles Leclerc, Alexandra Leclerc, yang sedang hamil, hadir di paddock dengan gaya busana maternity yang elegan. Kehadirannya menjadi sorotan tersendiri di tengah kekecewaan performa balap. Namun, fokus utama tetaplah pada hasil buruk Ferrari yang membuat peluang juara semakin tipis.
Kesimpulannya, Charles Leclerc dan Ferrari harus segera berbenah. Kegagalan di Hungaria menjadi pukulan telak bagi ambisi Scuderia merebut gelar juara dunia. Dengan kesalahan yang terus berulang, bukan tidak mungkin musim ini akan berakhir tanpa gelar bagi Charles Leclerc.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.









