Fajar Alfian Catat Rekor Sempurna di Final Super 1000 usai Juara China Open 2026
Suara Pecari – Fajar Alfian kembali menorehkan catatan istimewa di turnamen BWF Super 1000. Bersama Muhammad Shohibul Fikri, ia sukses menjuarai China Open 2026 pada Minggu (26/7/2026) di Olympic Sports Centre, Changzhou. Kemenangan ini membuat Fajar belum pernah kalah dalam lima final Super 1000 sepanjang kariernya.
China Open 2026 menjadi gelar BWF Super 1000 pertama yang diraih Indonesia pada musim ini. Sebelumnya, Indonesia beberapa kali gagal di partai puncak, termasuk saat Jonatan Christie dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi runner-up di Indonesia Open 2026.
Rekor Sempurna Fajar di Final Super 1000
Sepanjang kariernya, Fajar Alfian telah tampil di lima final turnamen level Super 1000 dan selalu keluar sebagai juara. Empat di antaranya adalah All England 2023 (bersama Muhammad Rian Ardianto), Malaysia Open 2023 (bersama Rian), serta China Open 2025 dan 2026 (bersama Muhammad Shohibul Fikri). Catatan ini menunjukkan konsistensi dan mental juara yang dimiliki Fajar.
Back-to-Back Juara di Dua Benua
Gelar China Open 2026 melengkapi sukses Fajar/Fikri di Japan Open 2026 yang berlangsung sepekan sebelumnya. Mereka meraih dua gelar beruntun dalam dua pekan di dua turnamen bergengsi, masing-masing di Jepang dan China. Di Japan Open, Fajar/Fikri mengalahkan pasangan Korea Selatan Kim Won-ho/Seo Seung-jae dengan skor 21-19, 21-17. Pekan berikutnya, mereka kembali menundukkan pasangan yang sama di final China Open melalui pertarungan tiga gim 16-21, 21-19, 21-19.
Kemenangan di China Open juga membuat Fajar/Fikri berhasil mempertahankan gelar yang mereka raih pada edisi 2025. Saat itu, mereka datang sebagai pasangan baru tanpa status unggulan dan menaklukkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Head-to-Head Kembali Seimbang
Dengan kemenangan di final China Open 2026, rekor pertemuan Fajar/Fikri melawan Kim/Seo kini menjadi imbang 3-3. Pertemuan pertama kedua pasangan terjadi di China Open 2025, tepatnya di babak perempat final, yang juga dimenangkan Fajar/Fikri. Persaingan kedua ganda putra teratas dunia ini diprediksi akan terus berlanjut di turnamen-turnamen mendatang.
Sementara itu, berdasarkan peringkat BWF terkini (28 Juli 2026), Fajar/Fikri bertahan di posisi kedua dunia dengan 94.053 poin, terpaut 25.846 poin dari Kim/Seo yang kokoh di puncak dengan 119.899 poin. Meski belum naik peringkat, konsistensi Fajar/Fikri dalam mengalahkan pasangan nomor satu dunia di dua final beruntun menjadi sinyal positif bagi bulu tangkis Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










