Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (15 September 2026), BBNI dan DEWA Disorot

Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (15 September 2026), BBNI dan DEWA Disorot

Suara Pecari – Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan 7-11 September 2026 menunjukkan dinamika signifikan, terutama pada saham-saham dalam indeks LQ45. Data terbaru per 15 September 2026 menyoroti perbedaan Price to Earning Ratio (PER) antara saham-saham unggulan, dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Dewata Energi Abadi Tbk (DEWA) menjadi perhatian pasar.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode tersebut mengalami koreksi sebesar 1,43 persen, menutup pekan pada level 6.541,377. Kapitalisasi pasar BEI juga turun 1,32 persen menjadi Rp11.446 triliun. Dalam situasi ini, terdapat pergerakan signifikan pada beberapa saham LQ45 yang tercermin dari nilai PER terendah dan tertinggi.

PER Saham LQ45: Fokus pada BBNI dan DEWA

Price to Earning Ratio (PER) menjadi salah satu indikator penting yang digunakan investor untuk menilai valuasi saham. Saham dengan PER rendah dianggap relatif undervalued, sedangkan PER tinggi mengindikasikan valuasi yang lebih mahal dibandingkan laba yang dihasilkan.

Data terbaru menunjukkan bahwa BBNI termasuk dalam kelompok saham dengan PER terendah di indeks LQ45 per 15 September 2026. Hal ini menunjukkan bahwa saham BBNI diperdagangkan dengan valuasi yang relatif menarik dibandingkan dengan laba yang dihasilkan perusahaan. Sebaliknya, DEWA menempati posisi dengan PER tertinggi, mencerminkan ekspektasi pasar yang tinggi terhadap pertumbuhan laba di masa depan atau valuasi yang lebih premium.

Performa Saham Pekan Ini: SAPX dan HOPE

Selain fokus pada PER, pergerakan harga saham juga menjadi sorotan. PT SAP Express Tbk (SAPX) menjadi saham dengan kenaikan harga tertinggi selama pekan, melonjak 85,66 persen ke Rp505 per saham. Di sisi lain, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) mencatatkan koreksi terdalam dengan penurunan 25 persen ke Rp224 per saham.

Berikut adalah daftar saham top gainers dan top losers pekan 7-11 September 2026:

Top Gainers:

  • SAPX: Naik 85,66% ke Rp505
  • MSJA: Naik 83,33% ke Rp825

Top Losers:

  • HOPE: Turun 25% ke Rp224
  • NATO: Turun 18,58%
  • COIN: Turun 15,38%

Konteks dan Dampak

Koreksi IHSG dan kapitalisasi pasar BEI yang terjadi pada pekan ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk sentimen global dan kinerja emiten. Saham dengan PER rendah seperti BBNI dapat menjadi pilihan menarik bagi investor yang mencari valuasi yang lebih wajar, sementara saham dengan PER tinggi seperti DEWA menunjukkan ekspektasi pertumbuhan yang kuat namun juga risiko valuasi yang lebih tinggi.

Pergerakan harga saham seperti SAPX dan HOPE juga menunjukkan volatilitas pasar yang perlu diperhatikan oleh investor, terutama dalam konteks pengambilan keputusan investasi jangka pendek maupun menengah.

Investor disarankan untuk selalu melakukan analisis fundamental dan teknikal secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi, serta memperhatikan kondisi pasar secara keseluruhan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *