Malaysia Ungkap Pencapaian Kemitraan dengan RI saat Perayaan Hari Nasional
Suara Pecari, Jakarta – Pemerintah Malaysia melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta mengungkap sejumlah pencapaian penting dalam kemitraan bilateral dengan Indonesia saat perayaan Hari Nasional Malaysia ke-69 dan Hari Malaysia ke-63 yang digelar pada Selasa malam, 15 September 2026.
Pencapaian Kemitraan Bilateral
Farzamie Sarkawi, Kuasa Usaha Ad Interim di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta, menegaskan bahwa hubungan kedua negara merupakan hubungan istimewa yang terus diperkuat melalui berbagai kerja sama. Kedua negara baru saja menyelesaikan Pertemuan ke-17 Komisi Bersama untuk Hubungan Bilateral dan Pertemuan ke-4 Komisi Bersama Perdagangan dan Investasi pada tahun ini.
Dalam sektor perdagangan, tercatat nilai perdagangan bilateral pada 2025 mencapai USD 34,22 miliar. Investasi Malaysia di Indonesia pun mencapai USD 4,5 miliar pada tahun yang sama. Sementara di bidang pariwisata, tercatat kunjungan 2,63 juta pelancong Malaysia ke Indonesia, sedangkan wisatawan Indonesia yang berlibur ke Malaysia mencapai 4,26 juta orang.
Harapan dan Fokus Kerja Sama
Farzamie berharap hasil pertemuan komisi bersama dapat menjadi landasan kuat untuk meningkatkan kemitraan di berbagai sektor, termasuk perdagangan, pendidikan, pertahanan dan keamanan, pembangunan sumber daya manusia, industri, pariwisata, media, dan seni.
Apresiasi dari Pemerintah Indonesia
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Indonesia, Brian Yuliarto, yang hadir dalam acara tersebut, mengapresiasi hubungan erat antara Indonesia dan Malaysia sebagai negara serumpun dan mitra kuat di ASEAN. Ia menekankan pentingnya kerja sama pendidikan tinggi sebagai fondasi penguatan kemitraan bilateral dan pencapaian kemakmuran bersama.
Brian juga menyampaikan harapan agar Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim, dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas mereka untuk rakyat Malaysia.
Perayaan Hari Nasional Malaysia
Perayaan yang berlangsung di Jakarta ini memperingati Hari Kebangsaan Malaysia yang ke-69, menandai kemerdekaan negara tersebut, serta Hari Malaysia yang ke-63, memperingati penggabungan negeri Malaya dengan Sabah dan Sarawak membentuk federasi Malaysia.
Acara turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia, antara lain Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Muti, serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










