Duet Haridarma dan Takuma Bawa Toyota GR Supra Podium di Sepang

Duet Haridarma dan Takuma Bawa Toyota GR Supra Podium di Sepang

Duet Haridarma dan Takuma Raih Podium di Sepang

Suara Pecari – Pasangan pembalap Indonesia, Haridarma Manoppo dan Syaukat Takuma Soejatmo, membawa Toyota GR Supra GT4 Evo2 milik Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) ke podium ketiga di kelas GT4 Pro Am pada seri kelima The Super Series 2026 yang digelar di Sepang International Circuit, Malaysia, pada 22-23 Agustus 2026.

Debut mereka di ajang balap regional Asia Tenggara ini menunjukkan prestasi positif, meski tim tidak memasang target tinggi dan menjadikan balapan sebagai ajang adaptasi dengan atmosfer serta karakter mobil balap.

The Super Series dan Toyota GR Supra GT4 Evo2

The Super Series merupakan festival balap touring dan Grand Touring (GT) yang melibatkan berbagai kelas dari negara-negara Asia Tenggara. Di kelas GT4, mobil balap yang digunakan merupakan versi modifikasi dari mobil pabrikan yang dijual untuk umum, sehingga persaingan menjadi lebih seimbang.

Toyota GR Supra GT4 Evo2 yang dikendarai oleh Haridarma dan Takuma dilengkapi mesin 6 silinder 3.000 cc dengan twin-scroll turbocharger, yang telah ditingkatkan performanya oleh TGRI sehingga menghasilkan tenaga sebesar 430 daya kuda dan torsi 650 Nm.

Pengalaman dan Sinergi Pembalap Indonesia

Haridarma Manoppo memiliki pengalaman panjang di balap touring nasional dan regional, termasuk menjadi juara kelas GT4 Japan Cup 2025 menggunakan mobil yang sama. Sementara itu, Syaukat Takuma merupakan pembalap muda berbakat Indonesia yang telah meraih berbagai prestasi di ajang balap nasional.

Dalam balapan seri kelima yang berlangsung pada Sabtu malam dengan format night race selama 60 menit plus satu lap, mereka memulai dari posisi keenam dan berhasil tampil impresif hingga meraih podium ketiga di kelas GT4 Pro Am.

Tantangan di Seri Keenam

Namun, keberhasilan ini tidak berlanjut pada seri keenam yang digelar siang harinya pada Minggu, 23 Agustus 2026. Mobil yang dikendarai Haridarma dan Takuma mengalami pecah ban dan kendala teknis lainnya sehingga mereka harus gagal finis.

Perjalanan dan Harapan Pembalap

Syaukat Takuma menyampaikan apresiasi atas kesempatan berlaga bersama pembalap senior Haridarma di ajang balap GT regional. Ia menganggap pengalaman ini sangat berharga untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah balap internasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *