A•STREAM Jadi Wadah Promosikan Wisata Bahari Lewat Renang Perairan Terbuka

A•STREAM Jadi Wadah Promosikan Wisata Bahari Lewat Renang Perairan Terbuka

Suara Pecari | Jakarta – A•STREAM dihadirkan sebagai wadah untuk memperkenalkan potensi wisata bahari Indonesia melalui olahraga renang perairan terbuka. Ketua Panitia 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026 dan A•STREAM OWS Series Bali 2026, Kiki Taher, mengatakan program tersebut tidak hanya berfokus pada kompetisi, melainkan juga menghadirkan pengalaman wisata bagi para peserta selama mengikuti kegiatan.

Seri perdana A•STREAM yang digelar di Kabupaten Pesawaran, Lampung, pada 2025 mendapat respons positif dengan menarik sekitar 300 perenang dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari perenang termuda berusia 12 tahun hingga peserta tertua mencapai 74 tahun.

Pada Juni 2026, A•STREAM OWS Series akan memasuki seri kedua yang digelar di Jimbaran, Bali, bersamaan dengan 12th Asian Open Water Swimming Championship 2026. Kiki mengatakan penyelenggaraan kedua ajang dalam waktu dan lokasi yang sama menjadi momentum penting bagi Indonesia, karena untuk pertama kalinya Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan renang perairan terbuka tingkat Asia.

Kejuaraan tersebut akan diikuti atlet-atlet elite dari 17 negara Asia, termasuk beberapa negara yang memiliki tradisi kuat di olahraga akuatik seperti Tiongkok dan Korea Selatan. Kiki memperkirakan penyelenggaraan dua ajang tersebut akan menarik lebih dari seribu orang ke kawasan Pantai Jimbaran, selain atlet dan peserta, kegiatan itu juga akan dihadiri oleh ofisial, pendamping, serta wisatawan dari berbagai negara.

PB Akuatik Indonesia berencana membawa A•STREAM ke berbagai destinasi wisata bahari lainnya, salah satunya Belitung. Kiki mengatakan Belitung memiliki perairan yang tenang, air yang jernih, serta panorama alam yang mendukung kegiatan renang perairan terbuka. Oleh karena itu, daerah tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan sport tourism berbasis kelautan.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.