Teddy Sebut Presiden Prabowo Harus Bangun Kedekatan dengan Banyak Pemimpin Dunia

Teddy Sebut Presiden Prabowo Harus Bangun Kedekatan dengan Banyak Pemimpin Dunia

Suara Pecari | Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto harus membangun kedekatan secara pribadi maupun emosional dengan banyak pemimpin dunia. Oleh sebab itu, Kepala Negara harus aktif mendatangi pemimpin negara sebagai upaya membangun kedekatan.

Teddy mengatakan Presiden Prabowo sebagai Presiden RI yang baru menjabat namun dihadapkan dengan berbagai dinamika global seperti perang dan krisis minyak. Perang Rusia dan Ukraina yang belum berakhir, kemudian krisis di Amerika Latin dan perang Iran dengan Amerika Serikat membuat Presiden Prabowo harus aktif dalam diplomasi.

Teddy mencontohkan perang Rusia dan Ukraina yang belum berakhir, kemudian krisis di Amerika Latin dan perang Iran dengan Amerika Serikat. Jadi ada jadwal tahunan dan ada jadwal yang mendesak sesuai kebutuhan dalam negeri dan luar negeri suatu negara. Jadi Presiden Prabowo itu adalah Presiden baru yang mulai menjabat saat dunia sedang krisis.

Indonesia akan diuntungkan jika kepala negaranya aktif menjalin hubungan baik dengan banyak pemimpin negara. Indonesia dapat menghubungi pemimpin negara untuk meminta bantuan saat kondisi mendesak atau sebaliknya Indonesia memberi bantuan untuk negara sahabat. Contoh konkret ketika banyak negara kesulitan mendapatkan pasokan minyak mentah yang terganggu akibat perang, Indonesia justru berhasil mengamankan pasokan dalam negeri.

Pemerintah, kata Teddy menerima berbagai masukan dan kritik termasuk dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino namun tidak boleh mengaburkan fakta. Banyak keberhasilan yang ditorehkan Pemerintahan Presiden Prabowo dalam waktu 1,5 tahun salah satunya karena misi diplomasi ke berbagai kepala negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan