PPIH Minta Jemaah Bawa Obat Pribadi saat Armuzna

PPIH Minta Jemaah Bawa Obat Pribadi saat Armuzna

Suara Pecari | Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah membatasi barang bawaan jemaah selama puncak Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Jemaah hanya boleh membawa satu tas ransel kecil dan meninggalkan koper besar di hotel. PPIH mengimbau jemaah untuk membawa obat pribadi sebagai pertolongan pertama mandiri selama berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Dokter PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Bandara, Muhammad Fathi Banna Al Faruqi, menyarankan jemaah menyiapkan P3K mandiri di dalam tas kecil masing-masing. Menurut Fathi, cuaca panas dan tingginya aktivitas fisik membuat jemaah rentan mengalami gangguan kesehatan seperti dehidrasi, sakit kepala, kelelahan, dan gangguan pencernaan.

Jemaah dianjurkan membawa stok obat rutin untuk kebutuhan lima hingga enam hari. Obat tersebut harus disimpan di tas Armuzna, bukan di koper besar yang ditinggalkan. Selain itu, jemaah juga disarankan membawa botol semprotan air untuk membantu menurunkan suhu tubuh.

Dengan perlengkapan kesehatan mandiri, jemaah diharapkan tetap aman dan khusyuk menjalankan puncak haji.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan