UTM Bersholawat Dandim Bangkalan Beri Apresiasi: Perkuat Sinergi Religius dan Kebangsaan di Dies Natalis ke-25
Malam Penuh Berkah di Graha UTM
Suara Pecari, Bangkalan – Suasana khidmat menyelimuti area samping Gedung Utama Graha Universitas Trunojoyo Madura (UTM) pada Selasa malam, 21 Juli 2026. Ribuan umat Muslim dari berbagai kalangan berkumpul dalam acara UTM Bersholawat dan Berdzikir yang digelar dalam rangka Dies Natalis Ke-25 UTM. Mengusung tema “UTM Tumbuh Berdaya dan Berbentuk Nyata”, kegiatan ini menjadi momen refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual dan kebangsaan di tengah sivitas akademika dan masyarakat luas.
Komandan Kodim Bangkalan Hadir Memberi Apresiasi
Salah satu tamu kehormatan yang hadir adalah Komandan Kodim Bangkalan, Letkol Inf Heru Dwi Santoso. Kehadirannya bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata dukungan TNI AD terhadap kegiatan yang memadukan unsur religius dan kebangsaan. Dalam sambutannya, Letkol Inf Heru Dwi Santoso menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini.
“Kodim Bangkalan mengapresiasi terselenggaranya UTM Bersholawat sebagai wadah mempererat ukhuwah serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dan cinta tanah air. Semoga sinergi antara kampus, pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat terus terjalin demi mencetak generasi yang unggul, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujarnya di hadapan peserta.
Pernyataan tersebut menegaskan peran strategis TNI dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda, sejalan dengan program pembinaan mental dan ideologi bangsa.
Ribuan Peserta dari Berbagai Elemen
Acara yang dimulai setelah salat Isya ini dihadiri sekitar 500 peserta, terdiri dari unsur Forkopimda Kabupaten Bangkalan, perwakilan Kementerian Agama RI, sivitas akademika UTM (rektor, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa), tokoh agama, serta masyarakat umum. Berikut rincian peserta berdasarkan unsur:
| Unsur | Jumlah Perwakilan |
|---|---|
| Forkopimda (Bupati, Dandim, Kapolres, Kajari, dll) | 15 |
| Kementerian Agama RI | 10 |
| Sivitas Akademika UTM | 300 |
| Tokoh Agama & Masyarakat | 75 |
| Masyarakat Umum | 100 |
| Total | 500 |
Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara. Banyak yang datang lebih awal untuk mendapatkan tempat duduk di area tenda utama. Beberapa mahasiswa mengaku sengaja mengikuti acara ini untuk menambah ketenangan batin di tengah kesibukan perkuliahan.
Rangkaian Acara: Dari Sambutan hingga Doa Bersama
Acara berlangsung dengan khidmat dan terstruktur. Berikut kronologi rangkaian acara:
- Sambutan Rektor UTM – Rektor menyampaikan rasa syukur atas 25 tahun perjalanan UTM dalam mengabdi di bidang pendidikan tinggi. Ia menekankan pentingnya nilai religius dalam membentuk karakter mahasiswa yang berakhlak mulia dan cinta tanah air.
- Sambutan Bupati Bangkalan – Bupati mengapresiasi peran UTM sebagai motor penggerak pembangunan sumber daya manusia di Madura, serta mendukung penuh kegiatan yang memperkuat moral generasi muda.
- Sambutan Perwakilan Kementerian Agama RI – Kemenag memberikan pandangan tentang pentingnya dzikir dan sholawat sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah dan memperkuat persaudaraan sesama Muslim.
- Pembacaan Dzikir dan Sholawat Bersama – Dipimpin oleh seorang habib ternama, lantunan sholawat menggema di seluruh area kampus. Para peserta terlihat larut dalam kekhusyukan.
- Tausiyah Keagamaan – Seorang ulama menyampaikan hikmah tentang makna syukur dan optimisme dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara yang baik.
- Doa Bersama – Dipanjatkan doa untuk bangsa, khususnya untuk Kabupaten Bangkalan dan Provinsi Jawa Timur, serta kesuksesan UTM di masa depan.
Seluruh rangkaian berjalan lancar hingga pukul 22.00 WIB. Acara ditutup dengan saling bersalaman dan ramah tamah.
Sinergi TNI dan Perguruan Tinggi: Fondasi Karakter Bangsa
Kehadiran Letkol Inf Heru Dwi Santoso tidak hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga menegaskan komitmen TNI dalam mendukung pendidikan karakter. Menurut pengamat pendidikan dari Universitas Indonesia, Dr. Ahmad Fauzi, keterlibatan aparat keamanan dalam kegiatan keagamaan di kampus dapat memperkuat rasa nasionalisme dan ketahanan mental mahasiswa.
“Kolaborasi seperti ini sangat positif. TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berperan dalam pembinaan mental generasi muda. Ketika mahasiswa memiliki fondasi agama yang kuat dan semangat kebangsaan yang tinggi, mereka akan menjadi agen perubahan yang tangguh,” ujar Dr. Fauzi dalam keterangannya.
Data Kementerian Pendidikan tahun 2025 menunjukkan bahwa perguruan tinggi yang rutin menggelar kegiatan keagamaan bersama aparat keamanan cenderung memiliki mahasiswa dengan tingkat partisipasi sosial dan toleransi yang lebih tinggi. UTM sendiri telah menjalin kerjasama dengan Kodim Bangkalan sejak tahun 2023 dalam program pembinaan mahasiswa.
Dampak bagi Masyarakat dan Pendidikan di Madura
Kegiatan UTM Bersholawat ini diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat Bangkalan dan Madura secara umum. Beberapa dampak yang diproyeksikan antara lain:
- Penguatan Ukhuwah Islamiyah – Silaturahmi antar elemen masyarakat dan aparat menciptakan kerukunan yang harmonis.
- Peningkatan Karakter Mahasiswa – Nilai-nilai religius dan nasionalisme yang ditanamkan dalam acara ini akan membekas dan diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
- Citra Positif Kampus – UTM semakin dikenal sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga peduli pada pembinaan spiritual.
- Dukungan Pembangunan Daerah – Sinergi antara perguruan tinggi, TNI, dan pemerintah daerah dapat mempercepat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Madura.
Tak sedikit peserta yang berasal dari luar Bangkalan, seperti Sampang dan Pamekasan, turut merasakan manfaat acara ini. Seorang guru ngaji dari Sampang, Ustadz Hasan, mengaku terinspirasi untuk menggelar acara serupa di lingkungannya.
Penutup: Melangkah ke Dekade Ketiga dengan Semangat Baru
Di usianya yang ke-25, UTM telah membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berlandaskan iman dan nasionalisme. UTM Bersholawat bukan sekadar acara tahunan, melainkan representasi dari komitmen universitas dalam melahirkan generasi yang tumbuh berdaya dan berbentuk nyata. Dengan dukungan penuh dari TNI dan seluruh elemen masyarakat, sinergi ini akan terus terjalin demi masa depan Bangkalan dan Indonesia yang lebih baik. Semoga lantunan sholawat malam itu menjadi doa yang dikabulkan, membawa keberkahan bagi seluruh civitas academica dan tanah air tercinta.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










