Dirut RRI Tegaskan Peran RRI dalam Pendidikan Karakter Bangsa Lewat Festival Gita Indonesia 2026
Suara Pecari | Jakarta – Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, menegaskan bahwa RRI tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam pendidikan karakter bangsa. Pernyataan ini disampaikan dalam sambutannya pada acara Festival Gita Indonesia 2026 yang digelar di Auditorium Abdulrahman Saleh RRI Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026. Dalam kesempatan tersebut, Hendrasmo kembali mengingatkan pentingnya peran lembaga penyiaran publik dalam membentuk karakter generasi muda.
“Dirut RRI Tegaskan Peran RRI dalam Pendidikan Karakter Bangsa LPP RRI merupakan komitmen kami untuk tidak sekadar menyampaikan berita, tetapi juga menjadi penggerak nilai-nilai kebangsaan,” ujar Hendrasmo. Menurutnya, sebagai lembaga penyiaran publik, RRI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut serta dalam pembentukan karakter bangsa, terutama di tengah derasnya arus informasi dan globalisasi digital.
Hendrasmo menjelaskan bahwa komitmen tersebut diwujudkan melalui jaringan siaran RRI yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Selain itu, berbagai platform digital milik RRI juga dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan edukasi kepada masyarakat. “Melalui siaran radio dan platform digital, kami terus menghadirkan program-program yang memperkuat nilai Pancasila, kebinekaan, dan semangat persatuan,” tambahnya.
Festival Gita Indonesia 2026 yang diselenggarakan RRI menjadi salah satu wujud nyata dari upaya tersebut. Acara ini dirancang sebagai ruang kolaborasi yang memadukan semangat kebangsaan dengan ekspresi seni modern. Dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni dan diskusi, festival ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dan persatuan kepada generasi muda.
Dalam sambutannya, Hendrasmo juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini, seperti maraknya hoaks, intoleransi, dan menurunnya semangat kebangsaan. “Fenomena hoaks, intoleransi, disrupsi, dan menurunnya semangat kebangsaan menjadi pengingat bahwa kita perlu semakin memperkuat nilai persatuan. Kita harus memperjuangkannya terus-menerus dan mewariskannya kepada generasi muda,” tegasnya.
Dirut RRI Tegaskan Peran RRI dalam Pendidikan Karakter Bangsa LPP RRI tidak hanya berhenti pada pernyataan, tetapi juga diimplementasikan dalam berbagai program siaran. RRI secara konsisten menyajikan konten yang mendidik dan menginspirasi, seperti talkshow kebangsaan, dokumentasi sejarah, dan program interaktif yang melibatkan masyarakat. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa nilai-nilai luhur bangsa tetap tertanam di hati setiap warga negara.
Hendrasmo menambahkan bahwa di era digital ini, penguatan karakter bangsa harus dilakukan secara kreatif dan adaptif. RRI berupaya memanfaatkan teknologi untuk menjangkau generasi muda yang akrab dengan media digital. “Kami ingin RRI menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan zaman. Dengan konten yang relevan dan menarik, kami yakin pendidikan karakter bisa berjalan efektif,” ujarnya.
Melalui Festival Gita Indonesia 2026, RRI juga ingin menunjukkan bahwa seni dan budaya dapat menjadi media yang ampuh untuk menyampaikan pesan-pesan kebangsaan. Acara yang digelar selama dua hari ini menampilkan berbagai pertunjukan musik, tari, dan teater yang mengangkat tema persatuan dan keberagaman. Selain itu, terdapat pula pameran dan workshop yang melibatkan komunitas seni dari berbagai daerah.
Dirut RRI Tegaskan Peran RRI dalam Pendidikan Karakter Bangsa LPP RRI juga ditekankan dalam konteks kolaborasi dengan berbagai pihak. RRI membuka diri untuk bekerja sama dengan kementerian, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam mengembangkan program-program pendidikan karakter. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk memperkuat dampak dari upaya kami,” kata Hendrasmo.
Kesimpulannya, RRI telah menunjukkan komitmennya yang kuat dalam mendukung pendidikan karakter bangsa melalui berbagai inisiatif, termasuk Festival Gita Indonesia 2026. Dengan jaringan siaran yang luas dan pemanfaatan platform digital, RRI terus berupaya menanamkan nilai-nilai Pancasila, kebinekaan, dan persatuan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Tantangan seperti hoaks dan intoleransi menjadi pengingat bahwa perjuangan ini harus terus dilakukan secara berkesinambungan. RRI berharap dapat menjadi mitra strategis dalam membangun karakter bangsa yang tangguh di era digital.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












