Pengembangan Film ‘Si Buta dari Gua Hantu’ Diungkap Charles Gozali

Pengembangan Film ‘Si Buta dari Gua Hantu’ Diungkap Charles Gozali

Suara Pecari | Sutradara Charles Gozali baru-baru ini memberikan informasi terbaru tentang film Si Buta dari Gua Hantu yang kini dalam tahap pengembangan bersama Magma Entertainment. Proyek ini dimulai setelah pihak Bumilangit menghubungi tim Gozali pada akhir tahun 2024.

Dalam pernyataannya di Felfest UI, Depok, pada 18 Mei 2026, Charles menjelaskan bahwa diskusi mengenai film ini berlangsung setelah pengumuman proyek lain dari Magma Entertainment. Ia bersama tim Bumilangit melakukan pembicaraan tentang konsep awal film tersebut.

Film Si Buta dari Gua Hantu sempat ditargetkan untuk tayang pada tahun 2027. Namun, Charles menjelaskan bahwa Bumilangit meminta tim untuk tidak terburu-buru dalam memulai produksi hingga proyek benar-benar siap. “Pak Koko bilang apapun yang terjadi kalau belum benar-benar siap jangan maju,” ujarnya, menekankan pentingnya kualitas.

Baca juga:

Charles juga menjelaskan bahwa ia tidak mengambil alih proyek yang sebelumnya dikaitkan dengan Timo Tjahjanto. Menurutnya, film yang sedang dikembangkan tetap terhubung dengan semesta Bumilangit yang sudah ada. “Ini bukan kemudian kami ambil alih. Film ini tetap nyambung dengan apa yang sudah dikerjakan Mas Joko Anwar, Mbak Up Avianto, dan teman-teman sebelumnya,” ungkapnya.

Baca juga:

Ia menambahkan bahwa skenario lama yang ditulis Timo tidak akan digunakan dalam versi terbaru film ini. Meski begitu, Charles terbuka untuk kemungkinan kolaborasi jika Timo ingin terlibat sebagai supervisor kreatif. “Kalau Mas Timo ingin ikut supervisi tentu dengan senang hati,” tuturnya, juga menyebutkan bahwa ia tidak akan keberatan jika Joko Anwar ingin ikut serta.

Baca juga:

Charles menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan film dalam semesta Bumilangit. Ia berharap keterlibatan berbagai kreator dapat membuat Si Buta dari Gua Hantu menjadi lebih kaya dan berbeda dibandingkan dengan versi sebelumnya. “Buat saya kerja sama dan kolaborasi itu menarik. Justru karena kerja bareng mungkin hasil akhirnya bisa jadi lebih kaya,” tutupnya.

Baca juga:

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan