Mierza Firjatullah Ungkap Kekecewaan Setelah Cedera, Tetapkan Target Bangkit di Piala Asia U-17 2026

Muchamad Arifin
Mierza Firjatullah Ungkap Kekecewaan Setelah Cedera, Tetapkan Target Bangkit di Piala Asia U-17 2026

Suara Pecari – 21 April 2026 | Striker muda Mierza Firjatullah mengaku sangat kecewa setelah mengalami cedera yang menghalangi penampilannya bersama Tim Nasional U-17 pada turnamen AFF U-17 2026.

Cedera tersebut terjadi pada menit akhir pertandingan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, memaksa Mierza keluar lapangan dan menurunkan harapan tim untuk meraih gelar.

Meski rasa kecewa mendalam, Mierza menegaskan tekadnya untuk kembali kuat menjelang Piala Asia U-17 2026 yang dijadwalkan pada akhir tahun depan.

Ia menambahkan bahwa proses rehabilitasi sudah dimulai dengan dukungan penuh dari tim medis dan pelatih, serta akan mengintensifkan latihan fisik setelah dinyatakan fit.

Perubahan kepelatihan yang terjadi beberapa bulan terakhir menambah tantangan, karena tim pindah dari Nova Arianto ke Kurniawan Dwi Yulianto pada awal tahun ini.

Mierza menjelaskan bahwa secara prinsip metode latihan tidak berbeda signifikan, namun adaptasi taktik dan komunikasi membutuhkan waktu bagi para pemain muda.

‘Tidak ada perbedaan besar, hanya butuh penyesuaian,’ ujarnya di zona campuran setelah pertandingan, menegaskan bahwa semua pemain harus cepat menginternalisasi arahan baru.

Tekanan publik meningkat drastis setelah Timnas U-17 berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, menambah beban mental pada skuad yang masih berusia remaja.

Mierza mengakui bahwa ekspektasi masyarakat kini menuntut performa lebih konsisten, terutama menjelang kompetisi regional dan kontinen yang lebih bergengsi.

Ia menilai bahwa pengalaman di ajang dunia memberikan pelajaran penting tentang profesionalisme, namun juga mengingatkan bahwa pemain harus tetap bermain dengan kebebasan tanpa rasa takut.

Tim pelatih Kurniawan Dwi Yulianto berencana memperkuat aspek taktik defensif dan transisi cepat, sambil menjaga kreativitas striker seperti Mierza dalam serangan.

Menurut staf, jadwal latihan yang padat dan persiapan mental akan menjadi fokus utama menjelang kualifikasi Piala Asia U-17, dengan target utama mencapai semifinal.

Jika proses pemulihan berjalan lancar, Mierza berharap dapat kembali ke lapangan pada fase grup kualifikasi dan memberikan kontribusi gol penting bagi Garuda Muda.

Secara keseluruhan, Mierza menutup pernyataannya dengan optimisme, menyatakan bahwa kekecewaan saat ini menjadi motivasi tambahan untuk bangkit dan membuktikan kualitas Indonesia di panggung Asia.

Tinggalkan Balasan