Maurizio Sarri Protes Jadwal Derby Roma-Lazio dan Dihadapkan pada Spekulasi Kepindahan ke Napoli
Suara Pecari | Maurizio Sarri, pelatih Lazio, mengkritik penjadwalan Derby della Capitale yang dijadwalkan pada siang hari.
Ia menilai keputusan Lega Serie A sebagai penghinaan bagi kedua klub dan pendukungnya.
Jadwal tersebut direncanakan pada 17 Mei pukul 12.30, bertepatan dengan suhu tinggi yang diperkirakan mencapai 37°C.
Sarri menegaskan bahwa kondisi tersebut akan memengaruhi kualitas permainan dan kenyamanan penonton.
Sebagai respons, ia menyatakan akan menolak hadir dalam konferensi pers setelah pertandingan jika jadwal tidak diubah.
Pernyataan itu disampaikan kepada DAZN Italia dalam sebuah wawancara eksklusif.
Selain protes jadwal, Sarri juga menyoroti tiga pemain Lazio yang tampil menonjol melawan Cremonese.
Ia memuji kontribusi penyerang Ciro Immobile, gelandang Luis Alberto, dan bek veteran Alessandro Bastoni.
Ketiga pemain tersebut membantu tim meraih kemenangan tipis 2-1 yang memperkuat posisi liga.
Kemenangan itu menempatkan Lazio di peringkat kedelapan dengan 51 poin.
Secara matematis, posisi tersebut sudah tidak lagi memberi peluang ke Liga Champions.
Namun, tim tetap berambisi mengejar tempat di zona Eropa dan mengamankan trofi Coppa Italia.
Pada minggu ini, Lazio akan menjamu Inter Milan, juara Serie A yang sedang mempersiapkan pertahanan gelar.
Pertandingan melawan Inter menjadi ujian terakhir sebelum fase akhir Coppa Italia.
Selanjutnya, Lazio akan kembali berhadapan dengan Roma dalam derby yang masih menjadi sorotan.
Jika jadwal tidak berubah, Sarri menegaskan bahwa ia tidak akan hadir di konferensi pers pasca-derby.
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab atas keputusan tersebut harus diambil oleh pihak Lega Serie A.
Di luar kontroversi, spekulasi tentang masa depan Sarri semakin menguat.
Beberapa media menyebutnya sebagai kandidat utama untuk menggantikan Gennaro Conte di Napoli.
Napoli, yang baru saja mengakhiri musim dengan posisi kedua, tengah mencari pelatih berpengalaman.
Nama Sarri muncul karena rekam jejaknya yang sukses di Juventus, Chelsea, dan Lazio.
Namun, ia belum memberikan kepastian apakah akan meninggalkan Lazio setelah akhir musim.
Dalam wawancara, Sarri mengalihkan fokus pada empat pertandingan tersisa.
Ia menekankan bahwa tim harus tetap konsentrasi pada Inter, Coppa Italia, Roma, dan pertandingan terakhir melawan Pisa.
Sarri menambahkan bahwa keputusan kontrak akan dibahas bersama dewan setelah musim berakhir.
Meski tekanan tinggi, pemain Lazio menunjukkan semangat juang yang konsisten.
Pelatih mengapresiasi dukungan suporter meski menghadapi jadwal yang dianggap tidak adil.
Dengan sisa musim yang menegangkan, Lazio berusaha menutup kampanye dengan hasil positif dan menjaga reputasi klub.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






