Henan FC Perkuat Fokus Pengembangan Pemain Muda Menyongsong Piala Asia AFC U17 2026

Henan FC Perkuat Fokus Pengembangan Pemain Muda Menyongsong Piala Asia AFC U17 2026

Suara Pecari | Henan FC, klub Liga Super China, menegaskan kembali komitmen pada pengembangan bakat lokal menjelang musim 2026. Klub menargetkan penempatan pemain muda di skuad nasional U17 yang akan bertanding di Piala Asia AFC.

Skuad Cina U17 yang dipimpin pelatih asal Jepang, Bin Ukishima, berjumlah 25 pemain, dengan lima di antaranya menimba ilmu di klub Eropa. Tidak ada perwakilan dari Henan FC dalam daftar tersebut, menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas akademi klub.

Henan FC menyatakan bahwa program pembinaan usia bawah sedang direvisi untuk meningkatkan kualitas teknis pemain. Direktur olahraga klub menekankan perlunya kolaborasi lebih intens dengan federasi untuk memantau talenta.

Pemain muda Henan yang menonjol di kompetisi junior musim lalu, seperti gelandang Li Wei dan penyerang Zhang Hao, kini mendapat panggilan ke tim cadangan U19. Kedua pemain tersebut menampilkan konsistensi dalam mencetak gol dan mengatur serangan.

Federasi Sepak Bola China (CFA) mengumumkan bahwa proses seleksi U17 menekankan pada pemain yang berpengalaman di kompetisi internasional. Oleh karena itu, lima pemain yang berlatih di luar negeri, seperti Zhu Yuxuan (Getafe) dan Jin Yucheng (Lokomotiva Zagreb), masuk dalam skuad.

Henan FC mengakui bahwa eksposur pemain di liga luar negeri menjadi nilai plus dalam seleksi nasional. Klub berencana mengirim lebih banyak pemain muda ke akademi partner di Spanyol dan Belanda.

Pelatih kepala Henan, Liu Peng, menilai pentingnya menyiapkan pemain secara taktik dan mental untuk kompetisi internasional. Ia menambahkan bahwa latihan intensif dengan fokus pada transisi cepat akan menjadi prioritas.

Selama fase kualifikasi AFC U17 2026, tim Cina berhasil meraih 15 poin sempurna, menjuarai Grup A. Keberhasilan tersebut meningkatkan standar kompetisi di tingkat junior.

Henan FC berharap dapat menambah nama pemainnya pada fase final Piala Asia U17 yang dijadwalkan pada Mei 2026. Tim berencana mengadakan pertandingan persahabatan melawan klub junior Jepang untuk mengasah kemampuan.

Berita resmi menyebutkan bahwa tim U17 akan memulai laga pertama melawan Indonesia pada 5 Mei 2026. Jadwal tersebut memberi kesempatan bagi pemain Henan yang berada di tim cadangan untuk mengamati taktik tim lawan.

Kepala CFA, Wei Shi, menegaskan bahwa semua klub harus berkontribusi pada pipeline pemain nasional. Ia menambahkan bahwa klub yang menyediakan pemain ke skuad junior akan mendapatkan insentif finansial.

Henan FC telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan akademi sepak bola di Serbia untuk pertukaran pemain. Kesepakatan ini diharapkan meningkatkan pemahaman taktik Eropa di kalangan pemain muda.

Analisis tim teknik menunjukkan bahwa posisi bek dan gelandang menjadi kebutuhan utama bagi tim nasional U17. Henan FC memiliki beberapa bek berbakat, seperti Li Junpeng, yang bermain untuk Shandong Taishan.

Para pengamat menilai bahwa keberadaan pemain Henan di tim cadangan dapat memperluas basis seleksi. Mereka menyarankan klub memperkuat jaringan scouting di daerah pedesaan.

Dalam pernyataan resmi, Henan FC menyatakan bahwa target jangka panjangnya adalah menghasilkan setidaknya dua pemain ke skuad nasional U17 dalam tiga tahun ke depan. Langkah itu dianggap realistis mengingat infrastruktur klub yang terus berkembang.

Turnamen persahabatan yang dijadwalkan pada bulan Agustus 2025 antara tim junior Henan dan tim junior Korea Selatan menjadi ajang uji coba taktik. Hasil pertandingan diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi pelatih.

Statistik menunjukkan bahwa klub yang menempatkan pemain di tim nasional junior biasanya menikmati peningkatan nilai jual pemain. Henan FC menargetkan peningkatan nilai pasar pemain muda sebesar 15 persen dalam dua tahun.

Para pemain muda Henan yang berada di akademi senior kini diberikan kesempatan bermain di liga cadangan. Pengalaman kompetitif ini diharapkan mempercepat proses adaptasi mereka pada level internasional.

Dengan mengoptimalkan program akademi, Henan FC berharap dapat menutup kesenjangan dengan klub-klub top seperti Shandong Taishan. Fokus utama tetap pada pembentukan karakter dan disiplin di lapangan.

Kesimpulannya, Henan FC berada pada fase transformasi strategis untuk menghasilkan pemain berkualitas yang mampu bersaing di panggung internasional. Keberhasilan ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan klub dalam mengintegrasikan kebijakan pengembangan pemain muda.

Tinggalkan Balasan