Pemkab Situbondo Tingkatkan Infrastruktur Pasar Hewan Sabtoan untuk Kenyamanan Pedagang dan Pembeli
Suara Pecari | Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berencana melakukan perbaikan infrastruktur di Pasar Hewan Sabtoan yang terletak di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, mengungkapkan bahwa penataan ulang pasar hewan yang menjadi pusat transaksi hewan ternak ini diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli.
Bupati Rio menjelaskan bahwa pasar hewan ini seringkali dipenuhi pengunjung, terutama menjelang Idul Adha. Penataan yang lebih baik diharapkan dapat mengatasi kepadatan dan membuat pengalaman bertransaksi menjadi lebih nyaman. “Pasar hewan ini kalau sudah musiman salah satunya menjelang Idul Adha, pasti sesak. Ini sepertinya penataannya kurang tepat, nanti kita akan tata ulang,” ujarnya saat meninjau lokasi pada 23 Mei 2026.
Pasar Sabtoan merupakan salah satu pasar hewan terbesar di wilayah Tapal Kuda, mencakup daerah seperti Lumajang, Jember, Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo. Bupati menambahkan, banyak pembeli dari luar kawasan Tapal Kuda yang datang ke pasar ini, termasuk dari Solo, Semarang, Bogor, dan Surabaya.
Untuk memaksimalkan fungsinya, Bupati Rio telah meminta penyusunan denah baru untuk pasar hewan tersebut. Dengan penataan yang baik, pasar diharapkan dapat menjadi lokasi yang lebih nyaman untuk jual beli hewan kurban saat Idul Adha. “Pembangunan dan penataan ulang pasar hewan ini sangat penting. Selain untuk alur sirkulasi yang aman dan higienis, juga memberikan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli,” tambahnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo, Muh Abdul Rahman, menyampaikan bahwa pasar hewan tersebut memiliki kapasitas hingga 2.000 ekor, sehingga perbaikan dan penataan ulang sangat diperlukan. “Memang perlu ditata ulang, agar hewan ternak yang diperjualbelikan bisa lebih tertata, sehingga pedagang dan pembeli lebih nyaman bertransaksi,” ujarnya.
Rahman juga mencatat bahwa perputaran uang di Pasar Hewan Sabtoan setiap hari Sabtu cukup besar, mencapai Rp6 miliar hingga Rp7 miliar. Pembeli dan pedagang yang datang tidak hanya berasal dari Situbondo, tetapi juga dari wilayah Tapal Kuda dan daerah lain, seperti Bali.
Di Kabupaten Situbondo, terdapat tiga pasar hewan yang tersebar di beberapa kecamatan, di antaranya Pasar Hewan Sabtoan, Pasar Hewan Kemisan di Kecamatan Asembagus, dan Pasar Hewan di Kecamatan Besuki. Data terbaru menunjukkan bahwa pada triwulan pertama tahun 2026, populasi ternak sapi potong di Situbondo mencapai 153.462 ekor, yang tersebar di 136 desa/kelurahan dan 17 kecamatan.
Perbaikan infrastruktur di Pasar Hewan Sabtoan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi transaksi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Idul Adha, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor peternakan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.












