Menlu RI Dorong PBB Lebih Representasikan Selatan Global

Menlu RI Dorong PBB Lebih Representasikan Selatan Global

Suara Pecari | RRI.CO.ID, New York – Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, telah menyampaikan pentingnya reformasi sistem multilateral global, termasuk reformasi PBB dan Dewan Keamanan (DK) PBB. Tujuan utamanya adalah agar organisasi internasional tersebut dapat merepresentasikan suara negara-negara berkembang atau Global South dengan lebih baik.

Sugiono menekankan bahwa Indonesia juga telah menyampaikan pernyataan pentingnya reformasi sistem multilateral yang ada, termasuk reformasi PBB dan DK PBB. Menurutnya, reformasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa suara-suara dari negara-negara berkembang dapat terwakili dengan lebih baik.

Sugiono juga menyatakan bahwa tantangan global terus berkembang, mulai dari perkembangan kecerdasan buatan, persoalan lingkungan, hingga konflik bersenjata di berbagai kawasan dunia. Menurutnya, perang di Timur Tengah, khususnya di kawasan Iran dan Selat Hormuz, telah memberi dampak besar terhadap stabilitas dan perekonomian dunia.

Indonesia juga kembali menegaskan dukungannya terhadap perjuangan rakyat Palestina. Sugiono menyebut bahwa persoalan Palestina merupakan ujian terhadap kredibilitas PBB dalam menjaga perdamaian dan menegakkan keadilan internasional.

Dalam kesempatan itu, Sugiono juga menyatakan bahwa Indonesia tidak ingin PBB kehilangan relevansinya. Namun, ia menekankan bahwa PBB harus tetap relevan dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang.

Penutup, Menlu RI, Sugiono, telah menekankan pentingnya reformasi sistem multilateral global, termasuk reformasi PBB dan DK PBB. Tujuan utamanya adalah agar organisasi internasional tersebut dapat merepresentasikan suara negara-negara berkembang dengan lebih baik.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan