Hunian Senen Siap Huni: Menteri Ara Pastikan Laporan ke Presiden

Hunian Senen Siap Huni: Menteri Ara Pastikan Laporan ke Presiden

Suara Pecari | Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, yang akrab disapa Ara, melakukan peninjauan langsung ke Hunian Senen di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2026). Agenda Tinjau Progres Hunian Senen Menteri Ara Pastikan Kesiapan Dilaporkan ke Presiden LPP RRI menjadi fokus utama dalam kunjungan tersebut. Ara menegaskan bahwa hasil peninjauan akan segera dilaporkan kepada Presiden sebagai bagian dari kesiapan pemanfaatan hunian bagi warga bantaran rel.

Selain aspek fisik, Menteri Ara juga menyoroti pentingnya persiapan aspek sosial. Ia menilai pengelolaan kawasan hunian perlu dipersiapkan agar lingkungan tetap nyaman dan berkelanjutan. “Kita tidak hanya mempersiapkan fisik bangunannya, tetapi juga harus mempersiapkan masyarakat yang akan tinggal di sini. Ruang terbuka hijau perlu disiapkan, kalau bisa ada ruang serbaguna, sarana rekreasi seperti lapangan futsal,” katanya. Ara mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak yang mempercepat penyelesaian proyek ini melampaui target awal.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BP BUMN Dony Oskaria mengumumkan bahwa penghuni tidak akan dibebani biaya pada tahap awal penempatan. Kebijakan tersebut mencakup penggratisan biaya listrik dan air untuk sementara waktu. “Untuk tahap awal tidak akan dipungut biaya. Listrik dan air juga akan digratiskan terlebih dahulu. Nanti setelah enam bulan akan dilakukan evaluasi terkait pengelolaannya,” jelas Dony.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menambahkan bahwa pendataan calon penghuni telah dilakukan. Prioritas relokasi diberikan kepada warga bantaran rel di kawasan Pasar Gaplok, yang sebelumnya telah ditinjau Presiden. “Data penghuni sudah kami siapkan. Prioritas pertama adalah warga bantaran rel di Pasar Gaplok,” ujar Bobby. Relokasi ini bertujuan meningkatkan keselamatan masyarakat dan perjalanan kereta api, sekaligus menata kawasan bantaran rel secara bertahap.

Hunian Senen dibangun di atas lahan seluas 1,61 hektare dengan status Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT Angkasa Pura Indonesia. Kawasan ini memiliki 324 unit hunian yang dilengkapi toilet, mushola, dapur umum, ruang komunal, taman bermain, dan area parkir. Dengan segala fasilitas tersebut, hunian ini diharapkan menjadi solusi bagi warga bantaran rel untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman. Tinjau Progres Hunian Senen Menteri Ara Pastikan Kesiapan Dilaporkan ke Presiden LPP RRI menjadi langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan program perumahan yang tepat sasaran.

Komitmen pemerintah untuk terus memantau dan memastikan kesiapan hunian ini patut diapresiasi. Dengan sinergi antara Kementerian PKP, BP BUMN, PT KAI, dan kontraktor seperti Hutama Karya, PT PP, serta Wijaya Karya, proyek ini berhasil diselesaikan lebih cepat. Ke depannya, evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan hunian ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Tinjau Progres Hunian Senen Menteri Ara Pastikan Kesiapan Dilaporkan ke Presiden LPP RRI merupakan bukti nyata keseriusan pemerintah dalam menata permukiman dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Artikel ini dipublikasikan oleh Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan