BPOM Dengar Keluhan Industri Farmasi, Fokus Jaga Stabilitas Harga Obat

BPOM Dengar Keluhan Industri Farmasi, Fokus Jaga Stabilitas Harga Obat

Suara Pecari | BPOM Dengar Keluhan Industri Farmasi Fokus Jaga Stabilitas Harga Obat LPP RRI. Kepala BPOM Taruna Ikrar mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan para pelaku industri farmasi sejak empat bulan lalu untuk mendengarkan secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi sektor obat-obatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya BPOM untuk menjaga stabilitas harga obat di tengah tekanan global.

“Masalah yang terpenting adalah supply chain. Produk-produk supply chain itu pada umumnya asal-muasalnya berasal dari petrokimia, petrokimia itu adalah bahan residu dari minyak,” ujarnya usai mengikuti Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Taruna menegaskan bahwa tidak ada produsen yang mau memproduksi barang jika mengalami kerugian. Oleh karena itu, BPOM Dengar Keluhan Industri Farmasi Fokus Jaga Stabilitas Harga Obat LPP RRI dengan menelusuri berbagai komponen biaya yang dapat dibantu agar harga tetap terkendali.

“Karena kan tidak ada sesuatu pun produsen yang mau memproduksi sesuatu kalau dia rugi. Kita harus masuk akal, oleh karena itu, kita telusuri biaya-biaya apa saja yang bisa kita bantu,” ucapnya.

BPOM mengakui bahwa harga bahan baku aktif maupun bahan kemasan tidak dapat dikendalikan langsung oleh pemerintah. Namun, BPOM dapat membantu melalui kebijakan yang mempermudah perubahan sumber bahan baku tanpa prosedur berbiaya besar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban industri sehingga harga produk tetap stabil.

Selain itu, BPOM juga memberikan diskresi, percepatan perizinan, serta kemudahan perubahan kemasan produk. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi beban industri sehingga harga produk tetap dapat dikendalikan. Taruna menambahkan, “Itu caranya kita bantu, kita lakukan diskresi di Indonesia untuk membantu industri, mungkin harga bahannya tetap mahal kemasannya. Tapi kan dari pihak ini dia bisa dapat subsidi dari pemerintah, dari Badan POM, sehingga harganya dia bisa kendalikan.”

BPOM Dengar Keluhan Industri Farmasi Fokus Jaga Stabilitas Harga Obat LPP RRI juga melibatkan koordinasi dengan kementerian terkait untuk memastikan kebijakan yang diambil tidak memberatkan industri. Taruna berharap dengan adanya langkah-langkah ini, industri farmasi dapat terus berproduksi tanpa harus menaikkan harga secara signifikan.

Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari pelaku industri. Mereka menilai bahwa keterbukaan BPOM dalam mendengarkan keluhan dan memberikan solusi konkret sangat membantu dalam menjaga keberlangsungan usaha. Dengan demikian, masyarakat tetap dapat mengakses obat dengan harga terjangkau.

Ke depannya, BPOM akan terus memantau perkembangan rantai pasok bahan baku dan berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga obat. BPOM Dengar Keluhan Industri Farmasi Fokus Jaga Stabilitas Harga Obat LPP RRI merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah dalam melindungi kepentingan masyarakat dan industri.

Kesimpulannya, melalui dialog terbuka dengan pelaku industri farmasi, BPOM berhasil mengidentifikasi masalah utama dalam rantai pasok bahan baku dan mengambil langkah-langkah strategis berupa diskresi, percepatan perizinan, dan kemudahan perubahan kemasan. Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga obat tanpa mengorbankan kualitas dan ketersediaan produk bagi masyarakat.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.