Cegah Kecelakaan Kereta: PT KAI Tutup Ratusan Pelintasan Sebidang, Instruksi Presiden Prabowo
Suara Pecari | Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) terus berupaya mencegah kecelakaan kereta api dengan menutup ratusan pelintasan sebidang. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, mengungkapkan bahwa sebanyak 172 pelintasan sebidang telah ditutup, dan 490 lainnya dalam proses penutupan. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mengurangi risiko kecelakaan di perlintasan liar.
Dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026), Bobby Rasyidin menyatakan bahwa penutupan pelintasan sebidang merupakan bagian dari instruksi presiden. “Cegah Kecelakaan Kereta PT KAI Tutup Ratusan Pelintasan Sebidang LPP RRI” menjadi fokus utama dalam upaya menekan angka kecelakaan. Menurut data PT KAI, masih ada 1.148 pelintasan sebidang yang akan dipasangi palang pintu secara bertahap. “Ada 490 lagi on progress kita tutup. Sisanya itu 1.148, itu nanti sudah sudah kita mulai untuk progres palang pintu,” ujar Bobby.
Pelintasan sebidang yang ditutup didominasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi titik rawan kecelakaan yang sering terjadi akibat pelintasan liar tanpa pengaman. PT KAI juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penutupan berjalan lancar dan tidak mengganggu mobilitas masyarakat. “Cegah Kecelakaan Kereta PT KAI Tutup Ratusan Pelintasan Sebidang LPP RRI” menjadi prioritas utama dalam rencana jangka panjang perusahaan.
Selain penutupan pelintasan, PT KAI juga merencanakan renovasi Stasiun Gambir sebagai salah satu simpul transportasi strategis di Jakarta. Bobby Rasyidin menargetkan renovasi selesai dalam waktu sekitar dua tahun. Stasiun Gambir akan diintegrasikan dengan KRL Commuter Line, sehingga memudahkan penumpang untuk berpindah moda transportasi. “Gambir akan dilakukan renovasi. Kita nanti dalam 2 tahun punya Gambir yang kita integrasikan dengan KRL,” ujar Bobby dengan optimis.
Renovasi Stasiun Gambir ini merupakan bagian dari upaya modernisasi infrastruktur perkeretaapian di Indonesia. Dengan integrasi antarmoda yang lebih baik, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan bagi pengguna jasa kereta api. PT KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan pelayanan, sejalan dengan instruksi presiden untuk mencegah kecelakaan.
Langkah penutupan ratusan pelintasan sebidang ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan dan menggunakan fasilitas penyeberangan yang telah disediakan. Dengan demikian, “Cegah Kecelakaan Kereta PT KAI Tutup Ratusan Pelintasan Sebidang LPP RRI” dapat tercapai secara optimal. PT KAI juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan mematuhi rambu-rambu di sekitar rel kereta api.
Kesimpulannya, PT KAI telah mengambil langkah konkret dengan menutup ratusan pelintasan sebidang sebagai upaya pencegahan kecelakaan kereta api. Dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar program ini berjalan efektif. Renovasi Stasiun Gambir juga menjadi bagian dari transformasi transportasi yang lebih modern dan terintegrasi. Semoga langkah ini dapat mengurangi angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api di Indonesia.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










