Libur Tahun Baru Islam, Pertamina Pastikan Stok BBM-Elpiji Aman di NTB: Antisipasi Lonjakan Konsumsi dengan Penyaluran Fakultatif Hingga 59 Persen
Suara Pecari | Mataram – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam kondisi aman selama libur Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Masyarakat NTB tidak perlu khawatir akan ketersediaan energi, karena seluruh infrastruktur telah disiagakan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi yang biasanya terjadi pada momen perayaan keagamaan.
Langkah Antisipasi Pertamina Menghadapi Lonjakan Permintaan
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyatakan bahwa elpiji menjadi produk primadona yang paling banyak digunakan masyarakat saat perayaan. Untuk menghadapi lonjakan permintaan, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, termasuk penyaluran fakultatif di luar distribusi reguler. “Pada momen perayaan ini, produk elpiji menjadi primadona yang digunakan dalam aktivitas masyarakat. Guna menghadapi lonjakan permintaan, kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran fakultatif sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa, 16 Juni 2026.
Data Penyaluran Fakultatif Elpiji di NTB
Sebagai langkah pengamanan pasokan, Pertamina Patra Niaga menyiapkan penyaluran fakultatif elpiji hingga 59 persen dari rata-rata penyaluran harian. Secara total, tambahan pasokan mencapai 88.200 tabung untuk seluruh wilayah NTB. Berikut rincian penyaluran fakultatif elpiji di NTB:
| Wilayah | Penyaluran Fakultatif (tabung) | Persentase dari Rata-rata Harian |
|---|---|---|
| NTB (Total) | 88.200 | 59% |
Langkah ini diharapkan mampu mengakomodasi peningkatan kebutuhan masyarakat selama masa libur dan perayaan, sehingga aktivitas dapat berlangsung dengan nyaman tanpa kendala pasokan energi.
Kesiapan Layanan BBM dan Infrastruktur SPBU
Tidak hanya elpiji, Pertamina juga memastikan layanan BBM tetap berjalan optimal. Perseroan akan melakukan build up stock sesuai kebutuhan serta melakukan pemeriksaan sarana dan fasilitas SPBU secara intensif. Hal ini termasuk memastikan aspek Quantity and Quality (QQ) BBM tetap terjaga. “Pertamina juga tetap siap di lokasi untuk memastikan penyaluran BBM dan elpiji berjalan lancar,” ucap Ahad.
Imbauan kepada Masyarakat: Hindari Panic Buying
Meski stok dipastikan aman, Pertamina tetap mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying. Ahad menegaskan masyarakat tidak perlu terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama elpiji. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Pentingnya Penggunaan Elpiji Sesuai Peruntukan
Selain itu, Pertamina kembali mengingatkan agar penggunaan elpiji dilakukan sesuai peruntukannya. Elpiji 3 kilogram merupakan produk bersubsidi yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat yang mampu diimbau menggunakan elpiji nonsubsidi seperti Bright Gas. Berikut adalah panduan penggunaan elpiji yang tepat:
- Elpiji 3 kg (subsidi): Diperuntukkan bagi rumah tangga kurang mampu dan usaha mikro.
- Bright Gas (nonsubsidi): Untuk rumah tangga mampu dan usaha menengah ke atas.
- Elpiji 12 kg (nonsubsidi): Untuk kebutuhan komersial dan industri kecil.
Dampak dan Implikasi bagi Masyarakat dan Industri
Ketersediaan pasokan energi yang terjamin selama libur panjang memberikan dampak positif bagi masyarakat NTB. Aktivitas perekonomian, terutama sektor pariwisata dan perdagangan, dapat berjalan lancar tanpa gangguan pasokan BBM dan elpiji. Bagi industri perhotelan dan restoran yang menjadi sektor vital di NTB, kepastian pasokan elpiji sangat krusial untuk mendukung operasional mereka selama libur. Di sisi lain, imbauan untuk tidak panic buying juga penting untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi di tingkat pengecer.
Kronologi Persiapan Pertamina
Berikut adalah kronologi persiapan yang dilakukan Pertamina Patra Niaga dalam menghadapi libur Tahun Baru Islam 1448 H:
- H-7 libur: Pertamina mulai melakukan pemantauan stok di depot dan SPBU di seluruh NTB.
- H-5 libur: Penyaluran fakultatif elpiji mulai dijalankan, dengan tambahan 88.200 tabung.
- H-3 libur: Build up stock BBM di SPBU dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi.
- H-1 libur: Pemeriksaan intensif sarana dan fasilitas SPBU, termasuk aspek Quantity and Quality.
- Hari H libur: Posko siaga didirikan di titik-titik strategis untuk memantau distribusi dan melayani pengaduan masyarakat.
Penutup Naratif
Di tengah euforia perayaan Tahun Baru Islam, kepastian pasokan energi menjadi fondasi utama agar masyarakat dapat merayakan dengan khusyuk dan tenang. Pertamina Patra Niaga telah menunjukkan komitmennya dengan menyiapkan langkah antisipatif yang matang. Namun, kelancaran distribusi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat untuk tidak berlebihan dalam membeli dan menggunakan energi sesuai peruntukannya. Dengan sinergi antara penyedia dan pengguna, libur panjang ini diharapkan menjadi momentum kebersamaan tanpa kekhawatiran akan kelangkaan BBM dan elpiji.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.










