Drama Comeback Belgia: Penalti Kontroversial Hentikan Perlawanan Sengit Senegal
Suara Pecari | Pertandingan sengit antara Belgia dan Senegal di babak 32 besar Piala Dunia 2026 menyajikan drama yang tak terlupakan. Kiper muda Senegal, Mory Diaw, menjadi sorotan setelah tampil gemilang sepanjang laga, namun akhirnya harus mengakui keunggulan Belgia yang bangkit di menit-menit kritis. Mory Diaw yang baru berusia 23 tahun menunjukkan ketenangan luar biasa di bawah mistar gawang, membuat beberapa penyelamatan penting yang membuat Senegal unggul 2-0 hingga menit ke-85. Namun, kegagalan lini pertahanan Senegal di akhir pertandingan membuat Mory Diaw harus memungut bola dari gawangnya tiga kali.
Sejak awal pertandingan, Senegal tampil dominan. Pada menit ke-25, Habib Diarra berhasil memanfaatkan bola liar setelah sundulan Ismaila Sarr membentur tiang gawang Belgia. Gol tersebut membangkitkan semangat tim asuhan Aliou Cisse. Senegal terus menekan pertahanan Belgia yang kewalahan menghadapi kecepatan sayap mereka. Pada menit ke-51, Ismaila Sarr menggandakan keunggulan setelah menerima umpan panjang dari Moussa Niakhate. Mory Diaw pun semakin percaya diri, mengatur pertahanan dengan baik dan melakukan beberapa penyelamatan gemilang, termasuk menggagalkan peluang emas Romelu Lukaku yang baru masuk di babak kedua.
Namun, Belgia tidak menyerah. Pelatih Rudi Garcia melakukan perubahan taktik dengan memasukkan pemain-pemain segar. Pada menit ke-86, Romelu Lukaku akhirnya memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1. Dua menit berselang, Leandro Trossard menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang. Skor 2-2 bertahan hingga waktu normal berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan. Di babak extra time, tekanan Belgia semakin meningkat. Mory Diaw kembali menunjukkan kualitasnya dengan beberapa penyelamatan krusial, termasuk menepis tendangan keras Kevin De Bruyne. Namun, pada menit ke-105, wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR atas pelanggaran terhadap Jeremy Doku. Kevin De Bruyne yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan Mory Diaw dan membawa Belgia unggul 3-2.
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan berat bagi Senegal dan Mory Diaw yang tampil heroik. Kiper yang bermain untuk klub Ligue 1 itu layak mendapat pujian atas penampilannya. Meski harus tersingkir, Senegal menunjukkan permainan yang impresif dan patut diacungi jempol. Belgia sendiri akan melaju ke babak 16 besar dan berpotensi bertemu Amerika Serikat. Pertandingan ini menjadi bukti bahwa Piala Dunia selalu menyajikan kejutan dan drama yang tak terduga.
Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.
Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.






