Menhub Evaluasi Perusahaan KM Mutiara Sentosa 2 Imbas 2 Kali Terbakar

Menhub Evaluasi Perusahaan KM Mutiara Sentosa 2 Imbas 2 Kali Terbakar

Suara Pecari, Surabaya – Menteri Perhubungan, Dody Purwagandhi, mengumumkan rencana evaluasi terhadap PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) menyusul terbakarnya kapal KM Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, pada Minggu (28/2026). Insiden ini mengakibatkan lima korban meninggal dunia dan merupakan kebakaran kedua yang menimpa kapal milik perusahaan tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Fakta Utama Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2

Kebakaran terbaru terjadi di perairan Sumenep, Jawa Timur, yang menyebabkan lima orang meninggal dunia. Sebelumnya, pada 19 Mei 2017, KM Mutiara Sentosa 1 juga mengalami kebakaran di Perairan Masalembu, Sumenep.

Rencana Evaluasi dan Investigasi

Menhub menegaskan bahwa evaluasi perusahaan akan dilakukan setelah pemerintah menerima hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang sedang menyelidiki penyebab kebakaran. Evaluasi ini bertujuan untuk mengambil pelajaran dari insiden tersebut dan meningkatkan standar keselamatan pelayaran.

“Kita akan evaluasi ya, tapi yang paling penting kita akan lihat dulu sebab-sebabnya yang kita dapatkan dari KNKT. Jadi ini juga akan menjadi lesson learned buat kita, bahan evaluasi kepada perusahaan yang bersangkutan,” ujar Dody di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Upaya Pemerintah Menjaga Keselamatan Pelayaran

Menurut Menhub, evaluasi terhadap rekam jejak keselamatan operasional perusahaan pelayaran sangat penting untuk menjaga standar keselamatan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut. Pemerintah berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menggunakan jasa pelayaran.

“Kita wajib melakukan evaluasi terhadap perusahaan berdasarkan data yang ada, apalagi sudah terjadi dua kali insiden kebakaran kapal. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat bahwa keselamatan adalah prioritas utama,” tambah Dody.

Konteks dan Pentingnya Evaluasi

Insiden kebakaran kapal merupakan peristiwa serius yang dapat mengancam keselamatan penumpang dan awak kapal. Evaluasi menyeluruh terhadap perusahaan pelayaran yang terlibat diharapkan dapat mengidentifikasi penyebab dan memperbaiki prosedur operasional, sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa depan.

Pemerintah melalui KNKT dan Kementerian Perhubungan terus berupaya meningkatkan pengawasan dan regulasi keselamatan pelayaran demi melindungi masyarakat serta mendukung kelancaran transportasi laut nasional.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *