Penumpang LRT Jakarta Ditarget 80 Ribu per Hari Kalau Sudah Tembus Manggarai

Penumpang LRT Jakarta Ditarget 80 Ribu per Hari Kalau Sudah Tembus Manggarai

Suara Pecari, Jakarta – Jumlah penumpang LRT Jakarta diproyeksikan meningkat signifikan hingga mencapai 80 ribu orang per hari setelah jalur layanan diperpanjang hingga Stasiun Manggarai. Proyeksi ini jauh meningkat dibandingkan target awal sekitar 4.000 penumpang per hari saat rute LRT masih terbatas dari Kelapa Gading ke Velodrome.

Perpanjangan Jalur dan Konektivitas yang Lebih Luas

Perpanjangan jalur LRT Jakarta dari Velodrome ke Manggarai membuat layanan ini memiliki rute sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 titik pemberhentian. Peningkatan jangkauan ini memungkinkan LRT menghubungkan lebih banyak kawasan di Jakarta, sehingga kapasitas dan jumlah penumpang diperkirakan meningkat pesat. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa dengan perpanjangan tersebut, penumpang dapat mencapai minimal 60 ribu orang pada tahap awal operasional, dan hingga 80 ribu saat kondisi normal.

Konektivitas dengan Jaringan Transportasi Lain

Integrasi LRT Jakarta dengan jaringan transportasi lain, khususnya KRL, menjadi kunci dalam meningkatkan pilihan perjalanan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi. Dengan konektivitas ini, perjalanan antar kawasan di Jakarta menjadi lebih efisien, seperti contoh perjalanan dari Jakarta Selatan ke Kelapa Gading yang dapat ditempuh dalam waktu kurang dari satu setengah jam dengan kombinasi MRT dan LRT.

Pengembangan Trase dan Rencana Masa Depan

Selain perpanjangan jalur hingga Manggarai, pemerintah juga menargetkan perluasan LRT hingga Dukuh Atas pada Agustus 2028. Dana untuk pengembangan trase ini disebut telah tersedia. Jika terlaksana, jumlah penumpang diprediksi akan meningkat lebih tinggi lagi. Pengembangan ini juga diiringi pembangunan kawasan berorientasi transit yang mendukung mobilitas pengguna transportasi umum.

Operasional dan Manfaat bagi Masyarakat

LRT Jakarta direncanakan beroperasi mulai pukul 05.00 WIB hingga 24.00 WIB, memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat Ibu Kota sepanjang hari. Dengan peningkatan konektivitas dan jangkauan layanan, LRT diharapkan menjadi tulang punggung transportasi umum di Jakarta, membantu mengurangi kemacetan sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang efisien dan ramah lingkungan.

Kesiapan Operasional

Tingkat kesiapan operasional LRT Jakarta untuk jalur baru ini telah mencapai hampir 98 persen, menunjukkan kesiapan layanan untuk segera dioperasikan dan melayani masyarakat dengan optimal.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *