Lapas Banyuwangi Gagalkan Percobaan Penyelundupan Sabu, Warga Binaan Ikut Diamankan

Kalapas Kelas II Banyuwangi Solichin meminta keterangan kepada terduga DAT di ruang pemeriksaan setelah petugas menggagalkan percobaan penyelundupan sabu sekitar 5 gram ke dalam lapas. Sumber foto: Lapas Kelas II Banyuwangi.

BANYUWANGI. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Banyuwangi kembali mengamankan terduga pelaku percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat sekitar 5 gram. Perempuan berinisial DAT diduga memasukkan barang tersebut dengan cara menyelipkannya di lipatan karet pinggang celana. Jumat (14/8/26) kemarin.

Pengungkapan berawal dari gelagat mencurigakan yang ditunjukkan DAT. Setelah dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas wanita di pos pengunjung, petugas menemukan benda keras di bagian lipatan karet celana. Dari pemeriksaan tersebut, petugas kemudian mengamankan sebuah bungkusan plastik berwarna hitam yang diduga berisi sabu.

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, membenarkan adanya percobaan penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam lapas.

“Terjadi percobaan penyelundupan jenis sabu oleh pengunjung perempuan,” katanya.

Dari penyelidikan awal, diketahui DAT diduga disuruh oleh seorang warga binaan berinisial MKA. Petugas kemudian melakukan penjemputan terhadap MKA dari blok hunian. Dalam pemeriksaan awal, keduanya mengakui barang tersebut merupakan miliknya.

“Dari keterangan terduga pelaku, dia disuruh MKA. Lalu petugas menjemput dari blok hunian, mereka mengakui barang tersebut miliknya,” ujar Solichin.

Saat ini DAT diamankan di Mapolresta Banyuwangi untuk menjalani pemeriksaan. Sementara itu, MKA ditempatkan di sel pengasingan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Artikel ini ditinjau & dipublikasikan oleh Tim Editorial Suara Pecari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *